Abraham Ingatkan Jokowi Harus Belajar Banyak dari SBY

Kamis, 15 Januari 2015 - 19:11 WIB
Abraham Ingatkan Jokowi...
Abraham Ingatkan Jokowi Harus Belajar Banyak dari SBY
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait langkahnya yang telah mencalonkan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon Kapolri.

Pasalnya, Budi Gunawan telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Ketua KPK Abraham Samad mengungkapkan, pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ketika ada pejabat tinggi negara yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi, SBY patuh pada aturan sistem ketatanegaraan. SBY segera memberhentikan pejabat negara tersebut.

"Bahwa pejabat negara yang aktif saja sesudah ditetapkan tersangka harus diberhentikan, dan tradisi ketatanegaraan itu patuh dilaksanakan Presiden SBY," ujar Abraham di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2015).

Contohnya kata dia, ketika SBY meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng yang telah ditetapkan sebagai tersangka untuk mundur dari jabatannya. Pada saat itu juga, Andi pun mengundurkan diri.

"Lalu saat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Jero Wacik jadi tersangka. Begitu juga ketika Menteri Agama (Menag), Suryadharma Ali kita (KPK) tetapkan tersangka, dia meminta mundur," paparnya.

Dengan begitu kata dia, seharusnya sebelum terlanjur, Jokowi diminta untuk tidak melanjutkan langkahnya menjadikan Komjen Pol Budi Gunawan sebagai Kapolri pengganti Jenderal Sutarman.

"Maka Pak Jokowi harusnya membatalkan. Kalau tidak berarti Jokowi langgar tradisi ketatanegaraan," tandas Abraham.
(maf)
Berita Terkait
Mencurigakan! Tersangka...
Mencurigakan! Tersangka Solar Oplosan di Ogan Ilir Miliki Rekening Gendut
Lusa, KPK Panggil Rafael...
Lusa, KPK Panggil Rafael Alun Trisambodo Klarifikasi Rekening Jumbo Mencurigakan
Bareskrim Bentuk Tim...
Bareskrim Bentuk Tim Usut Dugaan Transaksi Mencurigakan 256 Rekening Panji Gumilang
Warga Jember Dapat Paket...
Warga Jember Dapat Paket Mencurigakan, Ternyata Ini Isinya
Rekening Diblokir PPATK,...
Rekening Diblokir PPATK, BNI Jamin Data dan Dana Nasabah Aman
Bekukan Rekening Nganggur...
Bekukan Rekening Nganggur 3 Bulan, PPATK Didukung Perbankan
Berita Terkini
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Prabowo Ungkap Indonesia...
Prabowo Ungkap Indonesia Ingin Perluas Peluang WNI Kerja di Jerman
Tanggapi Aksi Mahasiswa,...
Tanggapi Aksi Mahasiswa, Eksponen 98 Nilai Pemerintah Sedang Jalankan Amanat Reformasi
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Jokowi Bakal Masuk PSI,...
Jokowi Bakal Masuk PSI, Deddy Sitorus PDIP: Terus Terang Kami Tidak Takut
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved