Beras Murah Hanya untuk Rakyat Miskin

Kamis, 15 Januari 2015 - 09:32 WIB
Beras Murah Hanya untuk...
Beras Murah Hanya untuk Rakyat Miskin
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan akan melanjutkan program beras murah yang diperuntukkan untuk membantu rakyat miskin (raskin).

Program tersebut diharapkan bisa memberikan perlindungan sosial bagi warga kurang mampu. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan beras murah bisa diakses warga kurang mampu.

“Dalam rakor antara menko perekonomian dan menko PMK dibahas masalah raskin. Kami telah mendapatkan solusi bahwa untuk menjaga stabilitas harga dan memberikan perlindungan sosial kepada rakyat, kami tetap akan melaksanakan program raskin,” ungkap Puan seusai memimpin rapat koordinasi (rakor) bersama Menteri Koordinator Perekonomian Sofyan Djalil, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, dan Direktur Utama Perum Bulog Lenny Sugihat di Jakarta kemarin.

Puan mengatakan, pemerintah akan mulai mendistribusikan beras murah untuk rakyat miskin bulan ini. Program pemberian beras murah untuk rakyat ini, lanjut Puan, bakal dilaksanakan selama dua belas bulan mendatang. “Dana yang disiapkan masih seperti yang lalu sekitarRp18,8triliunyangakankami bagi hampir seluruh daerah di Indonesia,” ujarnya.

Namun, Puan mewantiwanti agar program ini tidak diselewengkan. Menurut Puan, dirinya mendapat informasi bahwa jatah beras murah yang seharusnya setiap keluarga memperoleh 15 kilogram seringkali dipotong. “Cara pendistribusiannya kami akan perbaiki supaya tidak terlalu banyak masalah teknis di lapangan yang kemudian seharusnya hak rakyat mendapatkan 15 kilogram mendapat potonganpotongan,” ungkap Puan.

Puan menegaskan, pemerintah akan mengawasi penyaluran program ini sehingga tidak lagi ada penyelewengan seperti terjadi pada masa lalu. Pihaknya juga akan melibatkan lembaga lain untuk memantau dan memastikan program tersebut efektif. Mensos Khofifah Indar Parawansa mengatakan, program raskin akan didisain ulang sehingga ke depan penyalurannya akan lebih tepat sasaran. Langkah tersebut sebagai evaluasi terhadap pelaksanaan program sebelumnya yang dinilai ada salah sasaran.

“Berdasarkan rekomendasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus ada disain ulang,” ujar Khofifah. Khofifah menjelaskan, disain ulang tersebut meliputi beberapa hal antara lain validasi data. Kemensos mencoba membuat rencana detil terkait data penerima raskin. Selama ini yang terjadi di lapangan program raskin tidak tepat sasaran dan jumlah yang diterima tidak sesuai ketentuan yaitu 15 kilogram.

“Ada yang 3 kilogram. Soalnya yang mestinya dapat raskin tidak dapat, jadi diratakan agar semua kebagian. Ibaratnya, kita di rumah sakit ada orang sakit dikasih dosis tertentu supaya sembuh, ada orang kurang mampu dosisnya 15 kilogram, tapi dapat 3 kilogram. Ini temuan di lapangan. Jadi ini sakitnya tidak sembuh,” kata Khofifah.

Rahmat sahid/Ria m
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Sidang Eksepsi, Dokter...
Sidang Eksepsi, Dokter Tifa Minta Hakim Nyatakan Dakwaan JPU Tak Dapat Diterima
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Kasus Mafia Hukum dalam...
Kasus Mafia Hukum dalam Pemberantasan Korupsi
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved