Pasar Darurat Klewer Butuh Rp22,16 Miliar

Rabu, 07 Januari 2015 - 10:55 WIB
Pasar Darurat Klewer...
Pasar Darurat Klewer Butuh Rp22,16 Miliar
A A A
SOLO - Pembangunan pasar darurat untuk menampung pedagang Pasar Klewer yang kehilangan kios akibat kebakaran diperkirakan butuh dana Rp22,16 miliar. Dana itu akan dipenuhi menggunakan sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) 2014.

Menurut Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, awalnya pembangunan pasar darurat direncanakan memakai dana tak terduga. Hanya, dana yang tersedia dalam APBD 2015 dari pos itu hanya sebesar Rp4 miliar sehingga tidak cukup memenuhi kebutuhan. ”Setelah kita hitung dan pepetkan, pasar darurat membutuhkan dana Rp22,16 miliar.

Kami akan ambil dari Silpa 2014, karena anggaran dana tak terdugatidakcukup,” katanya kemarin. Sementara itu, pos dana tak terduga digunakan untuk pembuatan detail engineering design (DED) pasar darurat tersebut. Diamengatakan, meskisudah menyediakan dana itu lewat Silpa 2014, Pemkot Solo masih membuka peluang bagi Provinsi Jateng untuk memberikan bantuan.

Sinyal pemberian bantuan itu muncul dengan rencana rapat pembuatan pasar darurat Klewer oleh Pemprov Jateng. Disinggung mengenai bantuan APBN untuk pembuatan pasar darurat, wali kota yang akrab disapa Rudy ini menilai hal itu belum mendesak. APBN justru lebih dibutuhkan untuk membangun kembali atau revitalisasiPasarKlewer. Meskitelah dilakukan perhitungan kebutuhan anggaran, pembangunan pasar darurat itu tidak bisa langsung dilakukan.

Pasalnya, PemkotSolomasihbelummendapatkan lahan untuk pembangunannya. Pemkot masih berupaya meminjam lahan, baik di Benteng Vastenburg maupun Alun- Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta. ”Kita masih menunggu. Kalau sudah ada izin, kita akan langsung melakukan pengukuran,” ujarnya. Pascapengukuran, lanjut dia, Pemkot akan melakukan lelang. Lantaran waktunya terbatas maka dipilihlah lelang dengan waktu singkat.

”Karena ini mendadak, jadi bisa memilih lelang dengan waktu singkat. Pembangunannya memerlukan waktu selama 60 hari, jadi selesai kemungkinan Februari atau Maret,” katanya. Pejabat Humas Himpunan Pedagang pasar Klewer (HPPK) Kusbani menyebutkan, para pedagang nekat menjadi PKL karena terdesak kebutuhan.

Menurutnya, satu-satunya pendapatanpara pedagangberasaldari berjualan pakaian. Sementara selama pasar terbakar, para pedagang itu praktis tidak memiliki pemasukan yang pasti sehingga mereka nekat menjadi PKL agar mendapatkan penghasilan. Pihaknya berharap Pemkot segera membangunpasardaruratuntuk menampung para pedagang sehingga para pedagang bisa kembali berjualan secara resmi.

Arief setiadi/Ant
(bbg)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved