Ketinggalan Pesawat, 38 Penumpang Telantar 8 Hari

Selasa, 06 Januari 2015 - 11:51 WIB
Ketinggalan Pesawat,...
Ketinggalan Pesawat, 38 Penumpang Telantar 8 Hari
A A A
MUMBAI - Mereka telantar delapan hari karena ketinggalan pesawat. Sebanyak 38 penumpang pesawat British Airways telantar dan harus menunggu delapan hari di Bandara Mumbai, India untuk penerbangan berikutnya.

Puluhan turis, termasuk anak-anak dan orang-orang difabel itu, telah diterbangkan dari Goa ke Mumbai setelah berlibur selama dua minggu. Mereka bergegas ke Mumbai demi mengejar penerbangan British Airways ke Bandara Heathrow, London. Sayangnya, penerbangan domestikdari GoakeMumbaimelalui Air India telah mengalami penundaan.

Itu berakibat fatal, mereka ketinggalan pesawat British Airways dan terpaksa telantar hingga delapan hari di Bandara Mumbai. Sean Read, seorang penumpang yang telantar, mencemooh kejadian yang dia alami. “Adegan gila,” umpat dia. Dia juga menulis kekesalannya melalui Twitter. Dia mempertanyakan pihak mana yang harus disalahkan dalam kejadian ini.

Apakah pihak British Airways ataukah staf Air India. Dia juga mengunggah foto banyak penumpang yang meringkuk di bandara dengan barang-barang mereka karena telantar. “Hotel tidak ada, makanan dan penerbangan tidak ada,” tulis dia untuk menamai foto yang dia unggah, seperti dikutip Mail Online, kemarin. Sandi Dunn, dari Hackney, London, yang putrinya, Lisa, terdampar di Bandara Mumbai juga kesal.

“Staf British Airways secara harfiah harus membentak staf Air India atas apa yang telah terjadi,” katanya. “Sekarang semua orang telah meninggalkan mereka di sana setelah mereka diberi tahu bahwa mereka mungkin akan terjebak di sana selama delapan hari karena semua penerbangan yang padat,” lanjut dia.

Beberapa penumpang yang telantar mengeluh kedinginan karena tidur di lantai. Mereka juga mengeluh kelaparan. Pihak British Airways belum bersedia berkomentar atas kejadian ini.

Sindonews
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved