Ini Kata Dirjen Planologi Soal Ruangannya Digeledah KPK
Selasa, 23 Desember 2014 - 21:43 WIB
Ini Kata Dirjen Planologi Soal Ruangannya Digeledah KPK
A
A
A
JAKARTA - Dirjen Planologi Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Bambang Soepijanto mengaku sedang tidak ada di ruangan ketika penyidik KPK menggeledah ruangannya. Saat itu dirinya sedang melakukan kunjungan atau blusukan bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Oh waktu itu saya enggak di tempat, saya ke Tarakan. Ikut kunjungan bersama Pak Presiden," ujar Bambang di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/12/2014).
Namun, Bambang memaparkan terkait apa saja yang disita oleh penyidik KPK dari penggeledahan di ruangannya itu diantaranya dokumen terkait rapat. "Iya yang di bawa penyidik itu soal catatan-catatan diskusi, terus notulen-notulen rapat mingguan," tandasnya.
Bambang menampik kehadirannnya ke KPK adalah untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi. Katanya, dia hadir bersama sejumlah pejabat Perhutani dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar untuk koordinasi pencegahan korupsi pada sektor kehutanan.
"Tadi kita melakukan pembahasan, tentang pengelolaan hutan di seluruh Jawa, bersama pihak KPK," pungkasnya.
Belum lama ini, KPK telah melakukan penggeledahan di Kantor Kemenhut terkait dugaan suap tukar menukar alih fungsi hutan lindung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat atas nama tersangka Kwee Cahyadi Kumala (KCK) alias Swee Teng.
"KPK menggeledah kantor Kementerian Kehutanan di Manggala Wanabakti tepatnya. Yang digeledah adalah Kantor Direktorat Planologi, terkait kasus tukar lahan di Kabupaten Bogor," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 16 Desember 2014.
"Oh waktu itu saya enggak di tempat, saya ke Tarakan. Ikut kunjungan bersama Pak Presiden," ujar Bambang di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (23/12/2014).
Namun, Bambang memaparkan terkait apa saja yang disita oleh penyidik KPK dari penggeledahan di ruangannya itu diantaranya dokumen terkait rapat. "Iya yang di bawa penyidik itu soal catatan-catatan diskusi, terus notulen-notulen rapat mingguan," tandasnya.
Bambang menampik kehadirannnya ke KPK adalah untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus korupsi. Katanya, dia hadir bersama sejumlah pejabat Perhutani dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar untuk koordinasi pencegahan korupsi pada sektor kehutanan.
"Tadi kita melakukan pembahasan, tentang pengelolaan hutan di seluruh Jawa, bersama pihak KPK," pungkasnya.
Belum lama ini, KPK telah melakukan penggeledahan di Kantor Kemenhut terkait dugaan suap tukar menukar alih fungsi hutan lindung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat atas nama tersangka Kwee Cahyadi Kumala (KCK) alias Swee Teng.
"KPK menggeledah kantor Kementerian Kehutanan di Manggala Wanabakti tepatnya. Yang digeledah adalah Kantor Direktorat Planologi, terkait kasus tukar lahan di Kabupaten Bogor," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 16 Desember 2014.
(kri)