Menhan Minta Evaluasi Pengamanan Poso

Rabu, 17 Desember 2014 - 15:30 WIB
Menhan Minta Evaluasi...
Menhan Minta Evaluasi Pengamanan Poso
A A A
JAKARTA - Pemerintah memiliki keinginan untuk mengevaluasi penanganan kasus terorisme Poso, Sulawesi Tengah. Bahkan, pemerintah berharap ada target waktu untuk menuntaskan berbagai persoalan terkait aksi terorisme di wilayah tersebut.

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berharap Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Tedjo Edhy Purdijatno membuat target waktu penyelesaian kasus terorisme di Poso.

"Ke depan saya minta kepada Menkopolhukam harus ada target waktu, kalau ada target waktu kan sebuan dihitung, evaluasi dua bulan bagaimana, setengah tahun bagaimana. Apa yang perlu dipenuhi segala macam, tak bisa tak ada target," ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu usai memimpin rapat pimpinan Kementerian Pertahanan (Kemhan) tahun 2015 di Kantor Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014).

Menurut dia, teroris merupakan musuh bersama, bukan hanya musuh bagi pemerintah. "Ke depan harus ada target waktu begitu, setahun, dua tahun, tiga tahun harus selesai," ungkapnya.

Dia berpendapat kepolisian, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat harus bersama menangani persoalan teror, terutama yang ada di Poso. Misalnya dengan saling bertukar informasi.

"Saya sudah bosan dengar Poso-Poso, rusuh enggak ada habisnya, padahal Poso itu seberapa besar sih," tandasnya.

Dia mengungkapkan saat masih menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat, situasi keamanan di Poso sudah tidak kondusif.

"Saat saya masih Kepala staf Angkatan Darat, sudah ada bakar-bakaran rumah segala macam, sekarang 14 tahun kemudian masih ada lagi," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Antisipasi Gangguan...
Antisipasi Gangguan Keamanan, Blok Hunian Lapas Sidoarjo Digeledah
Cegah Gangguan Keamanan...
Cegah Gangguan Keamanan di Rutan, Petugas Geledah Kamar Napi
Deteksi Dini Penting...
Deteksi Dini Penting untuk Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban
Jelang Nataru, Kapolsek...
Jelang Nataru, Kapolsek Jagakarsa Minta Masyarakat Waspadai Gangguan Keamanan
Polres Bandara Soetta...
Polres Bandara Soetta Antisipasi Gangguan Keamanan saat Pemilu 2024
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Menhan Australia Telepon...
Menhan Australia Telepon Menteri Sjafrie Terkait Rumor Pangkalan Militer Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved