Silpa Bekasi Capai Rp400 Miliar

Selasa, 16 Desember 2014 - 09:53 WIB
Silpa Bekasi Capai Rp400...
Silpa Bekasi Capai Rp400 Miliar
A A A
BEKASI - Pemkot Bekasi memperkirakan, sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 cukup tinggi. Banyak SKPD yang penyerapan anggarannya sangat rendah%.

Kepala Badan Pengelolaan, Keuangan, dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bekasi Yayan Yuliana mengatakan, silpa tahun ini bisa mencapai ratusan miliar. Besarnya silpa ini karena kehati-hatian SKPD dalam menyerap anggaran. “Hingga Desember ini kami taksir bisa lebih dari Rp400 miliar,” katanya kemarin.

Menurutnya, penyerapan anggaran hingga pertengahan Desember masih rendah. Sejauh ini penyerapan anggaran baru 58% dari APBD Kota Bekasi 2014 sebesar Rp3,3 triliun. Berdasarkan data Pemkot Bekasi, SKPD yang menyerap anggaran paling rendah yakni Dinas Bangunan dan Pemadam Kebakaran, yang baru menyerap anggaran 8,7% dari total alokasi Rp327 miliar.

Kemudian, Dinas Bina Marga dan Tata Air baru terserap 48,75% dari pagu anggaran Rp531 miliar. Adapun, anggaran untuk Sekretariat Daerah baru terserap 34% dari pagu sebesar Rp163 miliar. SKPD yang penyerapan anggarannya juga di bawah 50% adalah Kantor Pemberdayaan Masyarakat, yakni 48,23% dari pagu anggaran Rp46 miliar lebih.

Yayan menambahkan, seharusnya menjelang akhir tahun penyerapan sudah mencapai 80%. Namun dengan kondisi saat ini, yang sudah hampir berganti tahun, dia pesimistis target tersebut tercapai. Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu mengatakan, banyak persoalan yang membuat penyerapan anggaran menjadi rendah. Misalnya, kaitannya dengan lelang dan anggaran yang butuh persetujuan dari DPRD.

“Persetujuan mengalami kelambatan, misalnya pembangunan Stadion Patriot yang anggarannya ratusan miliar,” katanya. Lambannya persetujuan itu membuat penyerapan anggaran menjadi terlambat. Anggota DPRD Kota Bekasi Roni Hermawan menyesalkan rendahnya penyerapan anggaran. Menurutnya, penyerapan rendah berarti kinerja dinas terkait lemah. “Harus ada sanksi bagi SKPD yang penyerapan anggarannya rendah,” tegasnya.

Abdullah m surjaya
(bbg)
Berita Terkait
Usung Slogan Jakarta...
Usung Slogan Jakarta Baru, Ridwan Kamil: Jakarta Butuh Imajinasi Baru
Aturan Baru Masuk Jakarta
Aturan Baru Masuk Jakarta
Mengantar Jakarta Memasuki...
Mengantar Jakarta Memasuki Normal Baru
Pramono akan Sulap Pasar...
Pramono akan Sulap Pasar Baru Jakpus Jadi Hub Baru seperti Blok M
Ridwan Kamil-Suswono...
Ridwan Kamil-Suswono Janji Bawa Jakarta Baru, Jakarta Maju
Megahnya Jakarta International...
Megahnya Jakarta International Stadium, Ikon Baru Spirit Olahraga Jakarta
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved