Bamsoet Sebut Manuver Golkar Kubu Agung Enggak Ngaruh
Jum'at, 12 Desember 2014 - 20:10 WIB
Bamsoet Sebut Manuver Golkar Kubu Agung Enggak Ngaruh
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan, Fraksi Golkar di DPR tidak mungkin akan terbelah.
"Bagaimana mungkin terbelah di sana (Golkar kubu Agung Laksono) hanya ada lima sampai enam orang anggota Fraksi Golkar," kata Bamsoet lewat pers rilis, Jumat (12/12/2014).
Bamsoet menjelaskan, sedangkan anggota DPR dari Fraksi Golkar di kubu Aburizal Bakrie (Ical) yang berjumlah sekitar 80 orang, tetap solid.
"Telah menandatangani pernyataan sikap tidak mengakui munas (musyawarah nasional) Ancol yang manipulatif dan inskonstitusional," ucapnya.
Terkait surat Agung Laksono tentang perombakan pimpinan fraksi partai Golkar di DPR versi Munas Ancol yg dikirim ke Sekjen DPR, Bamsoet memastikan hal tersebut tidak akan berpengaruh.
"Dipastikan enggak akan 'ngefek'. Sebab, pimpinan DPR pasti akan menolak mentah-mentah surat tersebut karena tidak memiliki landasan yuridis yang benar," ungkapnya.
Diakui Bamsoet, Fraksi Partai Golkar di DPR sampai saat ini tetap solid dan menolak hasil munas Ancol. Kami juga menyatakan dengan tegas, bahwa Fraksi Partai Golkar yang ada di DPR hanya satu.
"Kalau ada yang mengaku Fraksi Partai Golkar lainnya di DPR, mungkin kantornya bukan di Gedung DPR. Tapi di Lapangan Tembak Senayan," sindir Bamsoet.
"Bagaimana mungkin terbelah di sana (Golkar kubu Agung Laksono) hanya ada lima sampai enam orang anggota Fraksi Golkar," kata Bamsoet lewat pers rilis, Jumat (12/12/2014).
Bamsoet menjelaskan, sedangkan anggota DPR dari Fraksi Golkar di kubu Aburizal Bakrie (Ical) yang berjumlah sekitar 80 orang, tetap solid.
"Telah menandatangani pernyataan sikap tidak mengakui munas (musyawarah nasional) Ancol yang manipulatif dan inskonstitusional," ucapnya.
Terkait surat Agung Laksono tentang perombakan pimpinan fraksi partai Golkar di DPR versi Munas Ancol yg dikirim ke Sekjen DPR, Bamsoet memastikan hal tersebut tidak akan berpengaruh.
"Dipastikan enggak akan 'ngefek'. Sebab, pimpinan DPR pasti akan menolak mentah-mentah surat tersebut karena tidak memiliki landasan yuridis yang benar," ungkapnya.
Diakui Bamsoet, Fraksi Partai Golkar di DPR sampai saat ini tetap solid dan menolak hasil munas Ancol. Kami juga menyatakan dengan tegas, bahwa Fraksi Partai Golkar yang ada di DPR hanya satu.
"Kalau ada yang mengaku Fraksi Partai Golkar lainnya di DPR, mungkin kantornya bukan di Gedung DPR. Tapi di Lapangan Tembak Senayan," sindir Bamsoet.
(maf)