Independen, Hakim BANI Diyakini Tak Mudah Diintervensi

Kamis, 11 Desember 2014 - 14:19 WIB
Independen, Hakim BANI...
Independen, Hakim BANI Diyakini Tak Mudah Diintervensi
A A A
JAKARTA - Majelis Hakim Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) yang menangani perkara sengketa TPI antara PT Berkah Karya Bersama dengan Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut) diyakini independen dan tidak bisa dipengaruhi.

Pakar Hukum Arbitrase Humphrey Djemat mengatakan, hakim di BANI merupakan orang-orang terpilih yang melewati seleksi ketat. Oleh karena itu dia meyakini, Hakim BANI tidak dapat diintervesi.

"Tidak semua orang bisa jadi Hakim BANI, kan ada seleksi khusus juga, banyak koK pengacara-pengacara kondang yang tidak lolos seleksi dan rekomendasi," ujarnya ketika dihubungi, Rabu 10 Desember 2014 malam.

Menurut Humphrey, putusan Kasasi Mahkamah Agung dalam kasus TPI yang kontroversial dinilai tidak akan berlaku jika BANI mengeluarkan putusannya.

"Ya pokoknya putusan BANI yang berlaku dalam kasus TPI. Karena hukum sudah mengatur seperti itu," tegasnya.

Seperti diketahui, Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) rencananya bakal melaksanakan putusan terkait sengketa perdata kepemilikan saham Televisi Pendidikan Indonesia pada akhir tahun 2014 ini.

Dari informasi yang didapat dari tim kuasa hukum PT Berkah Karya Bersama, terhitung masa proses sidang, putusan BANI akan dilakukan sekitar bulan Desember ini.

Dalam perkara tersebut mantan Komisioner KY Thahir Saimima berpendapat, KY bisa menggunakan putusan BANI sebagai bahan pertimbangan atau pembanding untuk memeriksa dugaan pelanggaran kode etik tiga hakim yang menangani perkara perdata kepemilikan saham TPI.

Menurut Thahir, jika putusan BANI dikeluarkan, apapun putusannya, maka pihak berperkara harus menggunakan putusan BANI sebagai pedoman. "Ya tetap yang dipake putusan BANI. Jika putusan BANI keluar ya surat yang dipakai tetap BANI," kata Thahir.
(kri)
Berita Terkait
Jadwal Live Televisi...
Jadwal Live Televisi MNC Group Fase Grup Piala Eropa 2020
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi dan DKV MNC University Belajar Proses Produksi Program TV di MNC TV
PT Mitra Sahabat Sawerigading...
PT Mitra Sahabat Sawerigading Bayar Sewa Lahan TPI Balambang
MNC TV Apresiasi Kerja...
MNC TV Apresiasi Kerja Keras Tim di MNC Sport Competition
Cara Setting Parabola...
Cara Setting Parabola untuk Nonton TV Digital
Turnamen Tenis Meja...
Turnamen Tenis Meja MNC Sport Competition, MNC TV: Wadah Menjajal Skill
Berita Terkini
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Yusril Tegaskan Abdul...
Yusril Tegaskan Abdul Karim Bukan Ulama dan Aktivis Kemanusiaan Gaza
Soal Peluang Periksa...
Soal Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus MBG, Kejagung: Minggu Ini Belum Ada Jadwal
Yusril Berkunjung ke...
Yusril Berkunjung ke MUI Malam Ini, Jelaskan Penangkapan WNA Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved