Dukung Perppu Pilkada, Ical Jaga Soliditas KMP

Kamis, 11 Desember 2014 - 06:15 WIB
Dukung Perppu Pilkada,...
Dukung Perppu Pilkada, Ical Jaga Soliditas KMP
A A A
JAKARTA - Sikap Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) yang mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung merupakan upaya untuk menjaga soliditas Koalisi Merah Putih (KMP).

"Mereka (partai koalisi) agak serius dalam membangun KMP. Terbukti akan ada kongres. Ini bukti keinginan mereka membangun koalisi yang lebih terformat meski tidak permanen," ujar pengamat politik LIPI Siti Zuhro, Rabu 10 Desember kemarin.

Menurut Siti, Partai Golkar sepertinya memiliki pertimbangan untuk hal yang lebih besar yakni, menjaga soliditas KMP. Apalagi, peranan Golkar di KMP sangat signifikan dan leading.

"Jangan sampai nantinya mengecewakan. Sebab, di DPR Golkar juga sudah menetapkan orang-orangnya di alat kelengkapan dewan. Jadi jangan terlalu berlebihan karena ini bersinggungan dengan animo masyarakat yang menginginkan pilkada langsung meskipun tidak semuanya, dan masyarakat yang mana dulu," jelasnya.

Siti menambahkan, tidak ada satupun partai yang ingin kehilangan dukungan dari rakyat. Mereka justru ingin menjadi salah satu yang dipilih rakyat.

"KMP sepertinya bermain untuk jangka panjang dan tidak bermain di sumbu pendek. Dari pada KMP tidak solid yang pada dasarnya jauh sebelum ada KIH dan KMP hal itu tidak dipersoalkan seperti saat ini," kata Siti.

Siti menambahkan, dengan perubahan sikap Partai Golkar tersebut sangat terlihat sekali memang ada kesepakatan di antara mereka soal Perppu. Sebab, ketika hasil munas menyatakan tidak setuju dengan pilkada langsung, Partai Demokrat langsung menyerang.

"Ini menunjukkan ego sektoral sudah turun. Golkar pada akhirnya mengakomodasi kehendak rakyat yang dia (Golkar) terlanjur berucap suara Golkar suara rakyat," katanya.

Jika Golkar tetap pada pendiriannya menolak perppu dan mendukung pilkada lewat DPRD, maka partai berlambang pohon beringin itu akan masuk dalam partai yang menyediri.

"Alone atau masuk dalam partai yang menyendiri karena ditinggalkan masyarakat," ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved