Kubu Ical dan Agung Beri Sinyal Islah
Rabu, 10 Desember 2014 - 18:41 WIB
Kubu Ical dan Agung Beri Sinyal Islah
A
A
A
JAKARTA - MS Hidayat Ketua Harian Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) mengatakan, pertemuan dengan pihak Agung Laksono sempat menyinggung kemungkinan untuk islah atau damai.
"Semua kemungkinan tadi dibicarakan, tapi teman saya yang sekarang ini tetap jadi sahabat saya dan kita sepakat untuk cari penyelesaian yang bermartabat," kata Hidayat di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Slipi, Rabu (10/12/2014).
Dalam pertemuan itu tampak hadir Sekjen Golkar hasil Munas Ancol, Zainuddin Amali dan Waketum Golkar Yorrys Raweyai. Hidayat mengatakan, pertemuan itu salah satunya untuk menjalin silaturahim.
Meskipun internal Golkar tengah berkonflik, silaturahim tetap harus dijalankan supaya Golkar tetap bersatu.
"Saya berkunjung ke kantor DPP Golkar bertemu sahabat saya sebagai keluarga besar Partai Golkar," ucapnya.
Saat disinggung apakah akan ada pertemuan antara Ical dengan Agung Laksono. Hidayat enggan berspekulasi, dia hanya berdiplomatis tetap berharap demi keutuhan Partai Golkar.
"Tentu saya enggak mau spekulasi. Tapi pembicaraan tadi berjalan konstruktif dan kalau cita-cita kita semua sama buat Golkar tambah kuat dan menang di (Pemilu) 2019," tambahnya.
"Semua kemungkinan tadi dibicarakan, tapi teman saya yang sekarang ini tetap jadi sahabat saya dan kita sepakat untuk cari penyelesaian yang bermartabat," kata Hidayat di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Slipi, Rabu (10/12/2014).
Dalam pertemuan itu tampak hadir Sekjen Golkar hasil Munas Ancol, Zainuddin Amali dan Waketum Golkar Yorrys Raweyai. Hidayat mengatakan, pertemuan itu salah satunya untuk menjalin silaturahim.
Meskipun internal Golkar tengah berkonflik, silaturahim tetap harus dijalankan supaya Golkar tetap bersatu.
"Saya berkunjung ke kantor DPP Golkar bertemu sahabat saya sebagai keluarga besar Partai Golkar," ucapnya.
Saat disinggung apakah akan ada pertemuan antara Ical dengan Agung Laksono. Hidayat enggan berspekulasi, dia hanya berdiplomatis tetap berharap demi keutuhan Partai Golkar.
"Tentu saya enggak mau spekulasi. Tapi pembicaraan tadi berjalan konstruktif dan kalau cita-cita kita semua sama buat Golkar tambah kuat dan menang di (Pemilu) 2019," tambahnya.
(maf)