Pria Jepang Berjalan 7.164 Km Membentuk Tulisan Marry Me

Selasa, 09 Desember 2014 - 11:25 WIB
Pria Jepang Berjalan...
Pria Jepang Berjalan 7.164 Km Membentuk Tulisan Marry Me
A A A
Banyak cara dilakukan pria untuk meluluhkan hati wanita pujaannya. Namun, cara yang dilakukan seniman asal Jepang ini tergolong unik.

Untuk menunjukkan keseriusannya terhadap wanita yang dia cintai, pria bernama Yasushi Takahashi yang biasa dipanggil Yassan melakukan perjalanan darat sejauh lebih dari 4.349 mil (sekitar 7.164 kilometer) selama enam bulan. Sebagian besar perjalanannya itu dilakukan dengan berjalan kaki, terkadang naik mobil, feri, atau bersepeda. Menariknya, sepanjang perjalanannya mengelilingi Jepang, Yassan membawa alat GPS untuk melacak setiap langkahnya.

Hingga akhir perjalanannya dari Pulau Hokkaido menuju Hyodo Cliff di Pulau Kyusu, sepanjang langkahnya itu membentuk tulisan ”Marry Me” dengan tanda panah menembus gambar hati yang menjadi tanda keseriusan cintanya terhadap sang pacar. Setiap lokasi tujuannya telah diperhitungkan dengan matang agar pencatatan GPS dapat membentuk sebuah uraian kata romantis sesuai pilihannya.

”Saya ingin menuliskan lamaran terbesar yang ada di dunia, dan untuk mewujudkan hal itu maka saya lakukan dengan pemetaan GPS ini,” ungkap Yassan seperti dikutip Dailymail. Ekspedisi yang menyentuh hati ini ditayangkan dalam sebuah video dokumenter yang menggambarkan bahwa dengan berjalan dapat menyebabkan terjadinya hal yang luar biasa.

Aksi Yassan ini menarik perhatian sebuah rumah produksi di Amsterdam, Belanda untuk membuat program seri dokumenter tentang perjalanannya yang diberi nama ”Walkumentary Series”. Ini merupakan proyek online yang menunjukkan bahwa dengan melakukan aktivitas berjalan dapat memberi inspirasi kepada siapa saja.

Cerita perjalanan Yassan dalam mencari cintanya berawal pada 2008, ketika dia berusia 31 tahun. Saat itu pria ini membuat rencana untuk berjalan mengelilingi Jepang dengan membawa GPS dan peta. Ada dua motivasinya yaitu mengelilingi Jepang dan membuat lamaran unik untuk sang kekasih.

Dia juga membuat video perjalanan dengan durasi tujuh menit yang isinya menceritakan tentang penjelajahan uniknya keliling negara yang terkenal dengan bunga sakura ini. Video ini dibagi menjadi tujuh bagian dan setiap bagiannya memperlihatkan berbagai aktivitas dari perjalanannya.

Seperti ketika mengunjungi tempat pemandian air panas dan memanjat Gunung Fuji. Perjalanan mencari cinta ini tercatat dalam Guinness Book of World Records sebagai gambar pemetaan GPS terbesar di dunia yang menempuh jarak 7.164 kilometer. Perjuangan Yassan pun berujung bahagia. ”Ini bukanlah suatu yang sia-sia. Setelah saya melamarnya dengan cara itu, dia (pacarnya) mengatakan, Ya menerima. Ini adalah kenangan yang sangat indah,” ungkap Yassan di akhir video dokumenternya.

Arvin
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
8 Negara yang Warganya...
8 Negara yang Warganya Paling Kurus di Dunia, Salah Satunya Jepang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved