Polri Masih Buru Penembak Dua Brimob
Jum'at, 05 Desember 2014 - 09:08 WIB
Polri Masih Buru Penembak Dua Brimob
A
A
A
JAKARTA - Polri menggandeng TNI untuk mengintensifkan pengejaran pelaku penembakan dua anggota Brimob, Ipda Thomson Siahaan dan Bripda Jeferson di Ilaga, Puncak, Papua.
Saat peristiwa terjadi, pelaku sempat mengambil satu pucuk senjata api jenis AK- 47 buatan China yang merupakan inventaris anggota. “Kami masih mengejar pelaku. Dan, kondisi geografis yang sulit di Papua membuat Polri kesulitan melacak arah pelaku,” ujar Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Agus Rianto di Jakarta kemarin. Polri wajar kesulitan melacak jejak pelaku.
Pasalnya, Ilaga yang merupakan ibu kota Kabupaten Puncak memang berada di pedalaman Papua. Daerah itu hanya dapat dijangkau dengan menggunakan pesawat berbadan kecil sejenis Cessna. Karena itu, Agus berharap masyarakat setempat mau membantu aparat dengan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku.
Diketahui, Ipda Thomson dan Bripda Jeferson ditembak mati oleh kelompok sipil bersenjata (KSB) saat membantu masyarakat mempersiapkan perayaan Natal di sebuah gereja GKI depan kantor bupati Puncak di Ilaga. Peristiwa itu terjadi Rabu (3/12) sekitar pukul 10.15 WIT. Kedua jenazah kemarin sudah dibawa ke Jayapura yang selanjutnya akan diterbangkan ke rumah duka masing-masing.
“Ipda Thomson akan dibawa ke Medan (Sumatera Utara), sementara Bripda Jeferson dibawa ke Kupang, Nusa Tenggara Timur,” katanya.
Alfian faisal/ant
Saat peristiwa terjadi, pelaku sempat mengambil satu pucuk senjata api jenis AK- 47 buatan China yang merupakan inventaris anggota. “Kami masih mengejar pelaku. Dan, kondisi geografis yang sulit di Papua membuat Polri kesulitan melacak arah pelaku,” ujar Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Agus Rianto di Jakarta kemarin. Polri wajar kesulitan melacak jejak pelaku.
Pasalnya, Ilaga yang merupakan ibu kota Kabupaten Puncak memang berada di pedalaman Papua. Daerah itu hanya dapat dijangkau dengan menggunakan pesawat berbadan kecil sejenis Cessna. Karena itu, Agus berharap masyarakat setempat mau membantu aparat dengan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku.
Diketahui, Ipda Thomson dan Bripda Jeferson ditembak mati oleh kelompok sipil bersenjata (KSB) saat membantu masyarakat mempersiapkan perayaan Natal di sebuah gereja GKI depan kantor bupati Puncak di Ilaga. Peristiwa itu terjadi Rabu (3/12) sekitar pukul 10.15 WIT. Kedua jenazah kemarin sudah dibawa ke Jayapura yang selanjutnya akan diterbangkan ke rumah duka masing-masing.
“Ipda Thomson akan dibawa ke Medan (Sumatera Utara), sementara Bripda Jeferson dibawa ke Kupang, Nusa Tenggara Timur,” katanya.
Alfian faisal/ant
(ars)