Kubu Romi Klaim Paling Berhak Gunakan Kantor DPP PPP

Rabu, 03 Desember 2014 - 12:34 WIB
Kubu Romi Klaim Paling...
Kubu Romi Klaim Paling Berhak Gunakan Kantor DPP PPP
A A A
JAKARTA - Politikus PPP Arsul Sani angkat bicara terkait penyerbuan Kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat oleh ratusan orang mengenakan rompi hitam bertuliskan Satgas DPP PPP.

Arsul mengatakan, sesuai legalitas dan hukum yang berhak menggunakan kantor partai berlambang Kakbah itu adalah kepengurusan produk Mukatamar VIII Surabaya yang diketuai Romahurmuziy (Romi).

"Yang punya legalitas saat ini adalah Romi. Dia punya legalitas tapi dia menghindari keributan. Yang penting kantor bisa kembali seperti dulu. Kalau berbeda kubu kembali ke masing-masing," kata Arsul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (3/12/2014).

Meski putusan sela yang dikeluarkan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) memenangkan kubu Suryadharma Ali (SDA), Arsul melanjutkan, Surat Keputusan (SK) Menkum HAM yang mengesahkan kepengurusan hasil Muktamar Surabaya masih berlaku.

"Jangan atas dasar PTUN. SK (Menkum HAM) masih berlaku, kecuali (perkara) sudah sampai MA. Hingga saat ini banyak DPC yang mengajukan dukungan," kata Arsul.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Selasa 2 Desember 2014 siang, ratusan orang mengenakan rompi hitam bertuliskan Satgas DPP PPP mendatangi Kantor DPP PPP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Mereka mengaku sebagai pendukung PPP yang dipimpin oleh M Romahurmuziy atau Romi. Kericuhan berebut kantor ini merupakan buntut perseteruan di internal pengurus PPP pasca Pilpres 2014.

Ketika itu sejumlah pengurus PPP kubu M Romahurmuziy menggelar rapat pengurus DPP PPP yang hasilnya mencopot Suryadharma Ali (SDA) dari kursi ketua umum. Mereka pun menggelar Muktamar di Surabaya pada 15-18 Oktober 2014.

Muktamar yang tidak dihadiri SDA itu pun menunjuk Romi sebagai Ketua Umum DPP PPP. Romi dipilih secara aklamasi. Sementara itu, kubu SDA juga menggelar Muktamar pada 30 November-2 Desember 2014 di Jakarta. Djan Faridz terpilih menjadi ketua umum menggantikan SDA.
(kri)
Berita Terkait
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
Berita Terkini
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Majelis Etik Ungkap...
Majelis Etik Ungkap Hery Susanto Perintahkan Pegawai Ombudsman Tak Sentuh Program MBG
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved