Golkar Harus Cegah Kader Eksodus

Selasa, 02 Desember 2014 - 13:35 WIB
Golkar Harus Cegah Kader...
Golkar Harus Cegah Kader Eksodus
A A A
TANTANGAN berat yang dihadapi ketua umum Partai Golkar yang baru adalah mencegah terjadinya eksoduskaderyangkecewa dan membentuk partai lain.

Perpecahan di tubuh Partai Golkar menjelang munas memungkinkan terbentuknya partai “sempalan” sebagai konsekuensi dari ketidakpuasan faksi yang ada. Aburizal Bakrie (Ical) yang berpeluang terpilih aklamasi sebagai ketua umum DPP Golkar harus mengatasi tantangan tersebut.

“Tapi kalaupun akan terbentuk partai baru, saya kira itu konsekuensi logis dari demokrasi,” kata pengamat politik Universitas Gadjah Mada Arie Sudjito di Yogyakarta kemarin. Menurut dia, hingga saat ini munas yang dilakukan Golkar telah terbukti empat kali memunculkan partai sempalan baru, yakni Partai Hanura, Partai Gerindra, Partai NasDem, serta Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Dengan perpecahan itu, menurut dia, yang dirugikan bukan hanya kelompok dalam partai itu, melainkan seluruh komponen partai secara organisasi akan terus-menerus mengalami kerugian luar biasa. Padahal, dia menilai seharusnya Golkar sebagai partai yang telah memiliki banyak pengalaman mampu mengelola konflik yang dimunculkan dari faksi-faksi yang ada.

Menurut dia dengan perpecahan yang berkesinambungan, partai berlambang pohon beringin itu akan terus menerus mengalami pengurangan figur. “Saya kira akan terjadi defisit organisasi yang juga mengakibatkan defisit organisasi,” kata dia. Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Idil Akbar menilai Ical bakal terpilih secara aklamasi sesuai dengan diprediksi.

“Ini tidak mengejutkan karena memang Ical sebagai calon incumbent memiliki modal dukungan yang cukup,” ujarnya. Hal yang harus dilakukan Ical jika terpilih kembali menjadi ketuaumumadalahmenyelesaikan masalah internal.

“Itu bisa menjadi halangan bagi Ical. Sebab dia menghadapi permasalahan dari kader-kadernya yang memiliki posisi strategis,” ucapnya.

Sucipto/ant
(ars)
Berita Terkait
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Luncurkan 2Indo Survei,...
Luncurkan 2Indo Survei, Arfino Koto : 2024 Adalah Eranya Anak Muda
Mimbar Demokrasi Tolak...
Mimbar Demokrasi Tolak Politik Dinasti dan Pelanggaran HAM
Mahasiswa Tolak Politik...
Mahasiswa Tolak Politik Dinasti
#PraxiSurvey Soroti...
#PraxiSurvey Soroti Dilema Pemilu 2024, 42,96 Persen Mahasiswa akan Terima Uang Tanpa Pilih Kandidat
Mimbar Demokrasi Lawan...
Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti
Berita Terkini
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved