Muladi: Ada yang Tidak Suka terhadap Golkar

Kamis, 27 November 2014 - 17:10 WIB
Muladi: Ada yang Tidak...
Muladi: Ada yang Tidak Suka terhadap Golkar
A A A
JAKARTA - Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi mencium adanya pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah Partai Golkar.

Hal itu disampaikan Muladi menyikapi konflik internal yang berujung munculnya dua kepemimpinan dalam partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Di belakang itu ada orang-orang yang berkepentingan yang tidak kelihatan, kami tahu ada. Banyak yang berkepentingan, yang tidak suka pada Golkar dan yang ingin duduk sebagai ketua umum Golkar. Saya tidak mau menyebut nama-namanya," ujar Muladi di Kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (27/11/2014).

Muladi menyebutkan, dua faktor penyebab munculnya konflik internal yakni waktu penyelenggaraan musyawarah nasional (Munas) IX Partai Golkar pada 30 November dan susunan kepanitiaan.

Menurut dia, ada anggapan jika panitia munas yang dipimpin Nurdin Halid tidak netral.
"Mereka menuntut kepanitiaan netral, kalau Nurdin Halid dianggap tidak netral. Kepengurusan kepanitian supaya disempurnakan. Kalau tidak bisa ya sudah jalan sendiri-sendiri, akibatnya Golkar akan repot dan rakyat Indonesia akan repot. Benturan Koalisi Merah Putih dan KIH (Koalisi Indonesia Hebat) akan semakin besar," katanya.

Mantan Gubernur Lemhanas ini menambahkan, saat ini kedua kubu tetap pada pendiriannya melanjutkan munas.

Dia berharap campur tangan para tokoh senior Golkar yang bijak. Kalau tidak, kata Muladi, masa depan Golkar mengkhawatirkan. "Munas Ical jalan terus hasilnya kita belum tahu, Agung Laksono juga jalan terus hasilnya tidak tahu. Jadi sulit sekali menyatukan dua kepentingan yang semuanya keras kepala. Jadi harus ada campur tangan senior-senior yang bijak kalau tidak ya terus terang kita khawatir masa depan Golkar ini sebagai partai besar," tutur Muladi.
(dam)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved