Demokrat Tegaskan Hak Interpelasi Bukan untuk Jatuhkan Presiden

Selasa, 25 November 2014 - 16:35 WIB
Demokrat Tegaskan Hak...
Demokrat Tegaskan Hak Interpelasi Bukan untuk Jatuhkan Presiden
A A A
JAKARTA - Sejumlah fraksi di DPR sepakat menggalang tanda tangan untuk mengajukan hak interpelasi terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hak interpelasi itu menyikapi kebijakan Presiden Jokowi yang telah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat Benny K Harman mengatakan hak interpelasi merupakan hak konstitusional yang dimiliki anggota Dewan.

"Dengan hak interpelasi ini, Dewan meminta penjelasan pemerintah, Presiden berkenaan dengan kebijakan yang penting dan bernilai strategis, juga berdampak sistemik terhadap kepentingan masyarakat umum. Itu kriterianya," tutur Benny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/11/2014).

Dengan begitu, kata dia, pemerintah tinggal memberikan penjelasan atas pertanyaan yang diajukan anggota Dewan khususnya mengenai kenaikan BBM bersubsidi.

Dia mengimbau Presiden Jokowi tidak perlu khawatir dengan usulan hak interpelasi yang saat ini tengah digulirkan sejumlah fraksi di DPR.

"Tapi jangan hak interpelasi dipersepsikan upaya untuk menjatuhkan presiden, tidak. Itu hanya hak normatif, Dewan untuk meminta penjelasan presiden," tuturnya.

Menurut dia, Jokowi harus menyikapi penggunaan hak interpelasi untuk mencegah dirinya melakukan tindakan melanggar konstitusi.

"Presiden Jokowi harus melihat penggunaan hak interpelasi sebagai alarm," terangnya.
(dam)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Ketua DPR Ajak Gotong...
Ketua DPR Ajak Gotong Royong Atasi Pandemi Corona
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
Berita Terkini
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved