Iwapi Tak Gentar Hadapi MEA

Selasa, 25 November 2014 - 10:21 WIB
Iwapi Tak Gentar Hadapi...
Iwapi Tak Gentar Hadapi MEA
A A A
DENPASAR - Para wanita pengusaha yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) kembali menggelar acara tahunannya dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Iwapi XXV.

Perhelatan ini dilaksanakan pada 24-26 November 2014 bertempat di Inna Grand Bali Beach Hotel, Bali. ”Secara umum agenda rakernas tahunan ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja Iwapi dan pencapaian visi misi,” ungkap Ketua DPD Iwapi Bali Tini Rusmini.

Rakernas Iwapi XXV ini mengusung tema ”Iwapi 39 Tahun Mendukung Program Good Governance menuju Indonesia Sejahtera” yang dihadiri Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Perdagangan, Kadin, Gubernur Bali, serta lebih dari 1.000 anggota Iwapi.

Salah satu agenda penting dalam rakernas perak ini, Iwapi bertekad menyinergikan hasil Rakernas XXV dengan program-program kerja pemerintahan. ”Kami dukung program Pak Jokowi dalam memajukan usaha kreatif untuk menambah devisa negara,” ungkap Ketua Umum DPP Iwapi Dyah Anita Prihapsari (Nita Yudi).

Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada 2015 nanti, Iwapi akan mengokohkan basis usaha kecil menengah dengan memfokuskan kinerja pada program-program terkait peningkatan SDM dan perluasan jaringan pemasaran. ”Selama kita bisa kreatif, jangan takut menghadapi perdagangan bebas,” papar Nita.

Pada hari pertama penyelenggaraan Rakernas Iwapi, kemarin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise mengatakan, 40% dari pengusaha nasional adalah perempuan. Dengan begitu, kaum Hawa harus bisa membuat perubahan. ”Ini upaya konkret untuk kesetaraan gender,” ujarnya. Yohana juga meminta Rakernas Iwapi membahas masalah-masalah yang dihadapi langsung oleh sektor UMKM.

”Saya yakin Iwapi bisa mencari solusi dengan membuat inovasi dan terobosan,” imbuh Yohana. Perhelatan ini juga akan menyajikan pameran produkproduk kreatif serta pelatihan. Di antaranya pelatihan teknologi dari Microsoft, presentasi dari Telkom, Indosat, dan Bank BRI. Tidak hanya itu, terdapat juga sesi khusus seperti businness matching Iwapi dengan KBRI Brunei Darussalam.

Rakernas perak ini akan ditutup dengan Field Trip & Iwapi Go Green, yaitu beberapa aktivitas sosial seperti penyerahan bantuan modal usaha mikro kepada anak terlantar, aksi menanam pohon, kunjungan ke perajin tenun bali Putri Ayu di Blah Batu Gianyar dan meninjau perajin perak Arista Silver serta beberapa aktivitas lain.

Miftahul chusna
(bbg)
Berita Terkait
5 Hidangan Maknyus Khas...
5 Hidangan Maknyus Khas Nusantara
Presiden Jokowi Buka...
Presiden Jokowi Buka Nusantara TNI Fun Run di IKN Nusantara
Teh Pucuk Harum X BAKUL...
Teh Pucuk Harum X BAKUL Sarinah Hadirkan Kuliner Nusantara di Stasiun KCIC
10 Konglomerat Indonesia...
10 Konglomerat Indonesia Siap Investasi di IKN Nusantara
Kisah Inspiratif, Nenek...
Kisah Inspiratif, Nenek Usia 100 Tahun Sembuh dari COVID-19
8 Mobil Travel Gelap...
8 Mobil Travel Gelap dari Riau Gagal Masuk Sumbar
Berita Terkini
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved