Tiga Alasan Penunjukan Prasetyo Dinilai Janggal

Jum'at, 21 November 2014 - 06:35 WIB
Tiga Alasan Penunjukan...
Tiga Alasan Penunjukan Prasetyo Dinilai Janggal
A A A
JAKARTA - Penunjukan politikus Partai Nasdem HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai janggal. Bahkan, dianggap lebih condong untuk mengamankan kepentingan pihak tertentu.

"Ada tiga alasan yang mendasari hal tersebut," kata Peneliti Indonesian Legal Roundtable (ILR) Erwin Natosmal Oemar kepada Sindonews, Kamis 20 November 2014.

Pertama, kata dia, selama menjadi jaksa dan terakhir sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Prasetyo tidak memiliki prestasi yang menonjol.

"Bahkan yang bersangkutan pernah terseret kasus korupsi penjualan kayu Cendana sewaktu menjadi Kajati NTT pada tahun 1999/2000," tuturnya.

Dia mengatakan, sebagai seorang politikus Nasdem, independensi Prasetyo diragukan dalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan rekan-rekannya di Nasdem atau koalisi politik yang lain.

"Apalagi jika menghubungkan dengan kasus kredit petinggi Partai Nasdem di Bank Mandiri sebesar Rp160 milyar yang sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung," ungkapnya.

Kemudian yang ketiga, lanjut dia, dalam proses penunjukan Prasetyo tidak transparan dengan mengabaikan peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Hal yang berbeda dengan proses penunjukan menteri-menteri yang lain," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berita Terkini
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
KPK Periksa Sekjen Kementerian...
KPK Periksa Sekjen Kementerian ATR/BPN dan Pejabat Kemenhut terkait Kasus Bupati Kuansing
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved