Tunjuk Prasetyo, Jokowi Dikritik

Kamis, 20 November 2014 - 13:42 WIB
Tunjuk Prasetyo, Jokowi...
Tunjuk Prasetyo, Jokowi Dikritik
A A A
JAKARTA - Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk HM Prasetyo menjadi Jaksa Agung dikritik.

Pasalnya, Prasetyo memiliki hubungan atau keterkaitan dengan partai politik.

Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tamagola mengatakan, haram hukumnya bila seorang jaksa agung memiliki relasi dengan partai politik.

"Itu berita buruk bagi penegakan hukum," ungkap Thamrin dalam diskusi bertajuk Jaksa Agung yang Ideal di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (20/11/2014).

HM Prasetyo merupakan politikus Partai Nasdem. Dia terpilih menjadi anggota DPR periode 2014-2019. Prasetyo pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum).

Thamrin menduga dipilihnya Prasetyo karena pengaruh Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh dan Jusuf Kalla.

Dengan kondisi tersebut, kata dia, Jokowi tidak berdaya dalam menentukan jaksa agung. "Saya kira dia dalam posisi seperti itu," katanya.

Pakar hukum Refly Harun mengatakan, saat ini Jokowi seperti tersandera oleh partai politik. "Mengharukan dan menyedihkan. Mampukah nantinya mereka independen ketika dihadapkan kepentingan umum," ujar Refly.

Mantan Ketua MPR Sidharto Danusubroto mengatakan sosok jaksa agung yang cocok untuk menggantikan Basrief Arief adalah salah satu pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sidarto yakin calon dari kalangan luar atau eksternal kejaksaan bisa bekerja lebih baik. "Jaksa agung yang ideal itu seperti setengah dewa atau hampir gila. Artinya punya nyali untuk bertindak. Untuk calon eksternal, mencakup salah satu pimpinan KPK," ujar Sidarto.
(kri)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berita Terkini
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved