Alasan Gerindra Tolak Kenaikan Harga BBM

Rabu, 19 November 2014 - 17:02 WIB
Alasan Gerindra Tolak...
Alasan Gerindra Tolak Kenaikan Harga BBM
A A A
JAKARTA - Partai Gerindra dengan tegas menolak kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaikkan harga BBM bersubsidi. Terdapat empat alasan mendasar partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto itu.

Alasan pertama, Gerindra menikai kenaikan harga BBM dilakukan pada waktu yang tidak tepat. Pasalnya, harga minyak mentah dunia saat ini sedang mengalami penurunan dan seluruh dunia saat ini sedang mengalami euforia penurunan harga BBM seperti Amerika, Malaysia dan China.

"28 hari menjadi Presiden, Jokowi memberikan keputusan yang mengejutkan. Sedangkan dirinya dinanti untuk menjadikan Indonesia lebih baik. Namun keputusan tersebut jauh dari harapan," ujar Ketua Fraksi Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam jumpa pers di Nusantara I Lantai 17, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2014).

Kedua, kenaikan harga BBM akan menimbulkan peningkatan terhadap inflasi mencapai 3%. Kenaikan BBM Juga akan menambah jumlah pengangguran dan angka kemiskinan.

Ketiga, Gerindra menilai pemerintah terlihat tidak siap. Pasalnya, pasca menaikkan harga BBM pemerintah belum menyiapkan perencanaan yang matang untuk mengatasi dampak dari kebijakannya itu.

"Kemudian, pemerintah juga tidak melakukan sosialisasi secara baik dan masif terlebih dahulu, sehingga terkesan pemerintah terlalu terburu-buru mengambi kebijakan tersebut," jelasnya.

Yang keempat, Gerindra menilai kebijakan yang terkait penganggaran pada alokasi BBM bersubsidi perlu mempertimbangkan ICP dan Nilai Tukar Rupiah, yang justru pada saat ini sedang mengalami penurunan jauh di bawah Asumsi Makro APBN-P 2014 yaitu USD105 perbarel.

"Dan hal tersebut harus dibahas oleh pemerintah dengan komisi terkait di DPR untuk mendapat persetujuan," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Pengamat: Rasionalisasi...
Pengamat: Rasionalisasi Harga BBM Agar Subsidi Tepat Sasaran
Berita Terkini
Prabowo Minta Dibentuk...
Prabowo Minta Dibentuk Satgas Akademisi, Begini Reaksi Mendiktisaintek
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved