Kebijakan Menaikkan BBM Tidak Perlu Persetujuan DPR

Selasa, 18 November 2014 - 15:33 WIB
Kebijakan Menaikkan...
Kebijakan Menaikkan BBM Tidak Perlu Persetujuan DPR
A A A
JAKARTA - Belum genap satu bulan dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden, duet Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) telah mengeluarkan kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM).

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menilai kebijakan menaikkan harga BBM adalah ranah pemerintah dan tidak perlu persetujuan DPR.

"Menurut UU APBN-P 2015 kenaikan harga BBM adalah domain pemerintah, bukan tergantung DPR," ujar Arsul di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Meski secara resmi PPP yang kini berada di KIH tidak menentang kebijakan ini, Arsul menandaskan pemerintahan Jokowi-JK harus segera menjelaskan perihal kompensasi dari kenaikan harga BBM tersebut.

Pasalnya, banyak kalangan mempertanyakan kejelasan kompensasi yang akan diberikan pemerintah saat harga kebutuhan pokok juga ikut merangkak naik.

"Kenapa naiknya Rp2.000. Hitungannya seperti apa? harus dijelaskan. Dari kenaikan harga ini pemerintah akan menghemat Rp100 triliun. Alokasinya untuk apa saja, itu harus dijelaskan dengan baik," tutur Arsul.

Dia mengungkapkan, pihaknya akan turut serta menyosialisasikan dan memastikan kompensasi dari kenaikan harga BBM dapat didistribusikan secara merata.

"Kalau sebelumnya alokasinya pakai BLT (bantuan langsung tunai), kini pakai tiga kartu sakti. PPP akan tanyakan kompensasi atas kenaikan harga BBM untuk rakyat itu apa," kata dia.
(dam)
Berita Terkait
Penyesuaian Harga BBM...
Penyesuaian Harga BBM Bantu Selamatkan Ekonomi Indonesia
Harga BBM Resmi Naik,...
Harga BBM Resmi Naik, Pertalite Naik Jadi Rp10.000 per Liter
Kenaikan Harga BBM Tidak...
Kenaikan Harga BBM Tidak Bisa Dihindari, Namun Perlu Formula Tepat
Tolak Kenaikan Harga...
Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa GNPR Mulai Berdatangan ke Patung Kuda
Pemerintah Naikkan Harga...
Pemerintah Naikkan Harga BBM, Tokoh dan Cendikiawan Nilai Langkah Realistis
Indonesia Termasuk Kelompok...
Indonesia Termasuk Kelompok Negara dengan Harga BBM Murah
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved