Ical Diminta Tak Lagi Tolerir Tuntutan KIH
Jum'at, 14 November 2014 - 10:59 WIB
Ical Diminta Tak Lagi Tolerir Tuntutan KIH
A
A
A
JAKARTA - Ketua Presidium Koalisi Merah Putih (KMP) Aburizal Bakrie (Ical) diminta tak lagi mentolerir permintaan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) sebagai jalan kesepakatan bersama.
Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq berpendapat, tidak tercapainya kesepakatan damai antara KMP dan KIH di DPR akibat kubu pendukung Jokowi-JK tak solid.
"Presidium KMP jangan lagi tolerir tuntutan aneh KIH," ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat (14/11/2014).
Ia berpendapat, KIH terlalu memiliki banyak permintaan agar mau berdamai dengan KMP. Meski sebelumnya telah terjadi kesepakatan bersama.
"Selalu menuntut tambahan kursi pimpinan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) dan tuntutan revisi pasal-pasal lain di UU MD3 yang sebelumnya tidak dipersoalkan," terangnya.
Kata Mahfud, beberapa anggota fraksi dari KMP juga sepakat agar Ical tak lagi memberikan kesepakatan tambahan kepada KIH.
"Dalam obrolan sesama anggota fraksi-fraksi di tubuh KMP ada desakan agar Presidium KMP yang dipimpin Aburizal Bakrie tidak lagi memberi hati berlebihan atas tuntutan-tuntutan aneh KIH."
"Banyak anggota fraksi di KMP yang heran dan kecewa dengan sikap KIH. Padahal dari awal mereka sesumbar tidak lakukan politik transaksional," pungkasnya.
Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq berpendapat, tidak tercapainya kesepakatan damai antara KMP dan KIH di DPR akibat kubu pendukung Jokowi-JK tak solid.
"Presidium KMP jangan lagi tolerir tuntutan aneh KIH," ujarnya melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat (14/11/2014).
Ia berpendapat, KIH terlalu memiliki banyak permintaan agar mau berdamai dengan KMP. Meski sebelumnya telah terjadi kesepakatan bersama.
"Selalu menuntut tambahan kursi pimpinan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) dan tuntutan revisi pasal-pasal lain di UU MD3 yang sebelumnya tidak dipersoalkan," terangnya.
Kata Mahfud, beberapa anggota fraksi dari KMP juga sepakat agar Ical tak lagi memberikan kesepakatan tambahan kepada KIH.
"Dalam obrolan sesama anggota fraksi-fraksi di tubuh KMP ada desakan agar Presidium KMP yang dipimpin Aburizal Bakrie tidak lagi memberi hati berlebihan atas tuntutan-tuntutan aneh KIH."
"Banyak anggota fraksi di KMP yang heran dan kecewa dengan sikap KIH. Padahal dari awal mereka sesumbar tidak lakukan politik transaksional," pungkasnya.
(kri)