Tim Investigasi KY Sudah Bekerja Usut Kasus TPI

Kamis, 13 November 2014 - 19:45 WIB
Tim Investigasi KY Sudah...
Tim Investigasi KY Sudah Bekerja Usut Kasus TPI
A A A
JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) sudah membentuk tim investigasi untuk memeriksa putusan hakim Mahkamah Agung (MA) terkait putusan menolak Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan PT Berkah Karya Bersama atas kepemilikan saham Televisi Pendidikan Indonesia (TPI).

Ketua KY Suparman Marzuki mengatakan, tim atau biro investigasi tersebut sudah mulai bergerak.

"Ya kita sudah bentuk. Memang kita bukan tim tapi ada biro namanya investigasi dan sudah bekerja," kata Suparman usai diskusi Pemilu di Hotel Akmani, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (13/11/2014).

Menurut Suparman, sejauh ini rumor soal informasi dugaan suap terhadap hakim MA yang menangani masalah TPI masih sebatas rumor belaka. Sehingga, KY akan menelusuri informasi tersebut melalui biro investigasi yang sudah dibentuknya.

Dia mengatakan, meski investigasi itu tergolong sulit, namun pihak KY akan tetap berusaha untuk membuktikan ada atau tidaknya dugaan pelanggaran yang dilakukan para hakim.

Lebih lanjut dia menegaskan, tugas tim investigasi hanya menyoroti soal dugaan suap yang dilakukan hakim yang menangani perkara tersebut.

"Jadi kita tidak ini menjadi nuansa terus-menerus bisa menjadi rumor yang merugikan institusi penegak hukum," ujarnya.

Polemik seputar penanganan perkara sengketa kepemilikan TPI bermula ketika MA memutus perkara tersebut. MA menolak PK PT Berkah Karya Bersama.

Sejumlah kalangan menilai putusan itu kurang tepat karena perselisihan antara PT Berkah Karya Bersama dan Siti Hardiyanti Rukmana atau Tutut Soeharto sudah ditangani Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).

Mereka yang mengadili perkara PK PT Berkah Karya Bersama adalah M Saleh selaku Ketua Majelis Hakim dan Hakim anggota Hamdi serta Abdul Manan.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal Live Televisi...
Jadwal Live Televisi MNC Group Fase Grup Piala Eropa 2020
Mahasiswa Sains Komunikasi...
Mahasiswa Sains Komunikasi dan DKV MNC University Belajar Proses Produksi Program TV di MNC TV
PT Mitra Sahabat Sawerigading...
PT Mitra Sahabat Sawerigading Bayar Sewa Lahan TPI Balambang
MNC TV Apresiasi Kerja...
MNC TV Apresiasi Kerja Keras Tim di MNC Sport Competition
Cara Setting Parabola...
Cara Setting Parabola untuk Nonton TV Digital
Turnamen Tenis Meja...
Turnamen Tenis Meja MNC Sport Competition, MNC TV: Wadah Menjajal Skill
Berita Terkini
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Pengamat Respons Pernyataan...
Pengamat Respons Pernyataan Hotman Paris: Penetapan Tersangka Tak Perlu Izin ke Presiden
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah...
Kolaborasi CLIK-Muhammadiyah Perkuat Literasi Data dan Keuangan untuk Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved