Nasib PPP Tergantung Kedewasaan Elitenya
Senin, 10 November 2014 - 07:20 WIB
Nasib PPP Tergantung Kedewasaan Elitenya
A
A
A
JAKARTA - Konflik internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang berkepanjangan bisa berdampak terhadap masa depan partai tersebut.
Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyarankan sebaiknya elite kedua kubu PPP yang berkonflik segera berdamai.
"Semua elite yang bertarung sudah saatnya bepikir untuk institusi," ujar Siti Zuhro dalam perbincangannya dengan Sindonews melalui sambungan telepon, Minggu, 9 November 2014.
Menurutnya, sikap egois kedua elite partai tersebut menyebabkan PPP tersandera. Maka itu, pihak Suryadharma Ali atau biasa disapa SDA dan Romahurmuziy atau biasa disapa Romi berfikir dewasa demi kelangsungan masa depan partai berlambang Kakbah tersebut.
"Saatnya masing-masing kubu melahirkan islah sebenarnya, jauhkan dari target jangka pendek. Bisa saja jangka pendek terkabulkan, tapi mengorbankan jangka panjang, bagaimana," tukasnya.
Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menyarankan sebaiknya elite kedua kubu PPP yang berkonflik segera berdamai.
"Semua elite yang bertarung sudah saatnya bepikir untuk institusi," ujar Siti Zuhro dalam perbincangannya dengan Sindonews melalui sambungan telepon, Minggu, 9 November 2014.
Menurutnya, sikap egois kedua elite partai tersebut menyebabkan PPP tersandera. Maka itu, pihak Suryadharma Ali atau biasa disapa SDA dan Romahurmuziy atau biasa disapa Romi berfikir dewasa demi kelangsungan masa depan partai berlambang Kakbah tersebut.
"Saatnya masing-masing kubu melahirkan islah sebenarnya, jauhkan dari target jangka pendek. Bisa saja jangka pendek terkabulkan, tapi mengorbankan jangka panjang, bagaimana," tukasnya.
(kur)