Reaksi Jokowi Saat Konferensi Video dengan Korban Bencana
Jum'at, 07 November 2014 - 23:52 WIB
Reaksi Jokowi Saat Konferensi Video dengan Korban Bencana
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan video conference (konferensi video) dengan korban bencana di Gunung Sinabung dan Korban Banjir Aceh, Jumat (7/11/2014).
Presiden Jokowi pertama kali menyapa warga korban letusan Gunung Sinabung yang berada di pengungsian. Konferensi video ini berlangsung interaktif.
Jokowi menanyakan perkembangan pembuatan jalan ke tempat relokasi yang baru saja dikunjungi oleh Jokowi. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta masyarakat membantu TNI dalam pembuatan jalan.
"Saya mau tanya, jalan yang menuju ke relokasi," tanya Jokowi.
"Sudah pak sudah dimulai, kita kerja bersama TNI pak," kata salah satu warga Sinabung yang tampak dilayar televisi.
Jokowi meminta dilaporkan perkembangan terakhir pembuatan jalan tersebut.
"Terima kasih sekali Pak Presiden, telah instruksi KSAD, TNI gotong royong, sungguh terima kasih kepada Pak Presiden," kata warga itu.
Konferensi video ini selain terhubung dengan korban bencana, juga terhubung dengan Mensos Khofifah Indar Parwansa, BNPB dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas Andrinof Chaniago.
Presiden Jokowi pertama kali menyapa warga korban letusan Gunung Sinabung yang berada di pengungsian. Konferensi video ini berlangsung interaktif.
Jokowi menanyakan perkembangan pembuatan jalan ke tempat relokasi yang baru saja dikunjungi oleh Jokowi. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta masyarakat membantu TNI dalam pembuatan jalan.
"Saya mau tanya, jalan yang menuju ke relokasi," tanya Jokowi.
"Sudah pak sudah dimulai, kita kerja bersama TNI pak," kata salah satu warga Sinabung yang tampak dilayar televisi.
Jokowi meminta dilaporkan perkembangan terakhir pembuatan jalan tersebut.
"Terima kasih sekali Pak Presiden, telah instruksi KSAD, TNI gotong royong, sungguh terima kasih kepada Pak Presiden," kata warga itu.
Konferensi video ini selain terhubung dengan korban bencana, juga terhubung dengan Mensos Khofifah Indar Parwansa, BNPB dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Bappenas Andrinof Chaniago.
(maf)