Mensesneg Keliru Pakai Dana CSR Biayai Kartu Sakti Jokowi

Kamis, 06 November 2014 - 16:08 WIB
Mensesneg Keliru Pakai...
Mensesneg Keliru Pakai Dana CSR Biayai Kartu Sakti Jokowi
A A A
JAKARTA - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra mengingatkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, untuk tidak asal mengumbar pernyataan yang terkait dengan dana corporate social responsibility (CSR).

Pratikno mengatakan, sumber dana yang digunakan untuk membiayai tiga kartu sakti, yakni Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Pemerintah Joko Widodo (Jokowi), berasal dari dana CSR Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Mensesneg Pratikno juga harus bicara hati-hati mengenai sumber dana yang digunakan untuk membiayai kebijakan tiga kartu sakti," kata Yusril di akun Twitter @Yusrilihza_Mhd, Kamis (6/11/2014).

"Dia (Pratikno) katakan dana tiga kartu sakti berasal dari dana CSR BUMN. Jadi bukan dana APBN, sehingga tidak perlu dibahas dengan DPR," imbuhnya.

Yusril menjelaskan, kekayaan BUMN itu kekayaan yang sudah dipisahkan dari keuangan negara, namun tetap menjadi obyek pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Karena itu jika negara ingin menggunakan dana CSR BUMN, status dana tersebut harus jelas, dipinjam negara atau diambil oleh negara," ungkap Yusril.

Sebab dana yang disalurkan melalui tiga kartu sakti adalah kegiatan pemerintah, sebagai 'kompensasi' kenaikan BBM (bahan bakar minyak) yang akan dilakukan pemerintah.

"Penyaluran dana melalui tiga kartu sakti bukanlah kegiatan BUMN dalam melaksanakan CSR mereka. Saya berharap Mensesneg Pratikno jangan bicara asbun seperti Puan (Puan Maharani). Pikirkan dulu sebelum bicara dan bertindak dalam mengutus negara," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Soal Pengadaan 21 Ribu...
Soal Pengadaan 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan Hindayana, Begini Kata BGN
Dasco Ungkap Pimpinan...
Dasco Ungkap Pimpinan DPR akan Temui Mahasiswa Besok
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved