Polisi Buru Penyuplai Data Akun TrioMacan

Rabu, 05 November 2014 - 18:00 WIB
Polisi Buru Penyuplai...
Polisi Buru Penyuplai Data Akun TrioMacan
A A A
JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya memburu pengirim informasi yang disebarkan tersangka Raden Nuh, Edi Syahputra, dan Hary Koeshardjono melalui akun Twitter TrioMacan2000. Kepolisian juga menyelidiki pemberi dana bagi para tersangka.

“Kita akan kembangkan terus,” kata Kepala Sub direktorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Hilarius Duha di Jakarta kemarin. Hilarius menyatakan informasi atau berita yang disebar para tersangka melalui akun TrioMacan2000 itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Para tersangka menyebarkan info dugaan korupsi hingga kehidupan pribadi beberapa pejabat perusahaan pemerintah melalui media sosial tersebut. “Berita yang mereka sebarkan itu fitnah,” imbuh Hilarius.

Selanjutnya, Hilarius menambahkan, para tersangka menghubungi korban untuk minta sejumlah uang hingga ratusan juta rupiah agar menutup pemberitaan tersebut. Hilarius menuturkan ketiga tersangka mengoperasikan akun Twitter “@TrioMacan2000”, “@TM2000Back”, “@DenJaka” dan“@berantas3” secara bergantian untuk menyebarkan berita yang tak dapat dipertanggungjawabkan.

Subdirektorat Cyber Crime telah menerima tiga laporan polisi sejak 2013 mengenai informasi yang tersebar pada akun tersebut. Namun pada saat itu polisi tidak mengusut tuntas laporan tersebut.

Tapi, belakangan, muncul dua laporan yang menyebutkan adanya pemerasan yang dilakukan admin TrioMacan2000 yang kemudian berubah menjadi TM2000Back. Melalui proses penyelidikan, aparat Polda Metro Jaya menangkap tiga tersangka yang diduga terlibat pemerasan dengan modus melempar berita fitnah. Ketiga tersangka, yakni Hary Koeshardjono, Edi Syahputra, dan Raden Nuh, ditangkap aparat kepolisian di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pekan lalu.

Kicauan di akun-akun anonim tersebut memang membuat panas orang yang disentilnya. Mulai dari politisi, pejabat hingga pengusaha sering dihajar akun yang di-follow ribuan tweeps itu. “Kita akan usut sampai tuntas sehingga semuanya bisa lebih jelas,” Hilarius berjanji.

Sementara itu, pengamat teknologi informasi (TI) dari Indonesia ICT Institute Heru Sutadi menilai siapa pun bisa menggunakan akun anonim. Namun, sayangnya, banyak akun anonim yang digunakan untuk tindakan negatif. Misalnya menjelekkan orang lain, mengirim gambar porno, fitnah hingga kasus pemerasan seperti yang dilakukan akun TrioMacan. Hal itu sangat mungkin terjadi karena saat ini hampir semua informasi bersifat terbuka.

Seperti diketahui, akun TrioMacan pun melakukan hal itu. Akun tersebut seakan memberikan informasi tentang seseorang dengan data pendukung sehingga membuat publik percaya. “Seolah data mereka A1,” imbuhnya.

Helmi syarif/R Ratna purnama/ant
(bbg)
Berita Terkait
PBH Diharapkan Memiliki...
PBH Diharapkan Memiliki Peran Lebih dalam Mengedukasi Masyarakat di Bidang Hukum
Usai Dieksekusi Cambuk,...
Usai Dieksekusi Cambuk, Terpidana Pelanggar Syariat Islam Ini Tersungkur
Buka Mubes Gakum Kosgoro...
Buka Mubes Gakum Kosgoro 57, Agung Laksono Minta Hukum Tak Hanya Tajam ke Bawah Saja
Pembukaan Kantor Hukum...
Pembukaan Kantor Hukum Samara, Barita: Komjak RI Konsisten Jalankan Pegawasan Demi Tegaknya Keadilan
Apa Saja Jenis Tata...
Apa Saja Jenis Tata Hukum yang Ada di Indonesia? Berikut Penjabarannya
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved