Pemilu Sela, Republik Diprediksi Unggul

Rabu, 05 November 2014 - 16:44 WIB
Pemilu Sela, Republik...
Pemilu Sela, Republik Diprediksi Unggul
A A A
WASHINGTON - Partai Republik diprediksi akan menguasai kursi Senat pada pemilu sela yang digelar kemarin. Pemilu sela ini sebagai langkah penting menuju Pemilu Presiden 2016.

Pemilu sela juga dapat dianggap sebagai referendum publik terhadap performa kinerja Presiden Barack Obama. Jutaan warga Amerika Serikat (AS) memberikan hak suaranya untuk memilih sepertiga dari 100 kursi senat, 435 kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), 36 dari 50 gubernur negara bagian, dan beberapa pejabat lokal. Partai Republik saat ini telah menguasai DPR atau Kongres. Sebelum pemilu sela digelar kemarin, Demokrat masih menjadi mayoritas di Senat dengan unggul lima kursi. Republik hanya membutuhkan enam kursi lagi untuk menguasai Senat.

Jika Republik mampu menyapu bersih DPR dan Senat, itu akan menjadi preseden buruk bagi pemerintahan Presiden Barack Obama. “Ini referendum tentang presiden (2016),” kata senator Republik dan calon kandidat presiden 2016, Rand Paul, kepada NBC. Pemilu sela ini juga sebagai pesan bagi Demokrat dan Presiden Barack Obama serta kebijakannya yang tidak populer.“ Angin berpihak ke arah kita,” klaimnya.

Jika mampu menguasai kursi Senat dan DPR, Republik siap merebut kepemimpinan AS pada Pemilu Presiden 2016. “Saya pikir rakyat siap untuk kepemimpinan baru,” kata Paul. Para analis memprediksi, Republik akan mendapatkan lebih banyak kursi di DPR. Sejumlah jajak pendapat juga merilis data bahwa Republik akan memperoleh sekitar 70-77% kursi di Senat. Jajak pendapat terbaru menunjukkan Republik mampu memimpin perebutan kekuasaan di Washington.

Sedangkan Alaska, North Carolina, dan negara bagian lain masih bersaing ketat. Republik sangat percaya diri mampu menjadi pemain kunci pada pemilu sela kali ini. Mereka diprediksi akan tetap menguasai DPR dan merebut enam kursi di Senat. Republik akan memiliki mayoritas mutlak di parlemen, baik DPR ataupun Senat. Dalam beberapa jajak pendapat, Demokrat harus berjuang ketat untuk mempertahankan Senat. Jajak pendapat WMUR di New Hampshire, senator Demokrat Jeanne Shaheen dan sang rival dari Partai Republik, Scott Brown, harus bersaing sangat ketat.

Shaheen diprediksi meraih 46% dan Brown hanya 43%. Jajak pendapat Universitas Quinnipiac tentang pertarungan kursi Senat di Iowa menunjukkan persaingan antara kubu Demokrat yang diwakili Bruce Braley dan Republik yang mengusung Joni Ernst dengan perolehan 47%. Posisi Partai Demokrat tidak diuntungkan karena popularitas Presiden Barack Obama mengalami titik terendah sejak dia terpilih.

Banyak analis memprediksi kemenangan Partai Republik akan menjatuhkan popularitas Obama hingga 40% meski terjadi peningkatan performa ekonomi. Demokrat mengungkapkan mereka akan menunjukkan kemampuannya untuk mendapatkan dukungan pemilih. “Saya tidak sepakat dengan para pembuat prediksi,” kata Wakil Presiden Joe Biden dalam wawancara eksklusif dengan CNN.

“Saya memprediksi kita akan mempertahankan Senat,” yakinnya. Hal senada juga diungkapkan Presiden Obama yang meminta para pendukung Demokrat untuk aktif mengajak semua orang untuk memberikan suara.“Jangan biarkan orang lain memilih masa depan untuk kamu,” ucap Presiden Obama. Apa yang akan terjadi setelah Republik menguasai DPR dan Senat?

Nanti sebagai mayoritas di Senat, Republik akan memegang kepemimpinan Komite Senat, memberikan pengaruh yang signifikan dalam penyelidikan skandal dan kasus, serta mendebat kebijakan pemerintah.

Meski Presiden Obama memiliki hak veto ketika tidak sependapat dengan Senat, Republik dapat memberikan pengaruh dalam kebijakan pemerintah seperti penunjukan hakim, duta besar, posisi kabinet, dan pekerjaan administrasi di tingkat bawah. Nanti posisi Obama akan semakin sulit. Kekuasaan Obama dalam kehakiman federal juga akan sangat dibatasi Republik di Senat.

Selama dua tahun sisa kekuasaan Obama mendatang, dia akan menghadapi tantangan dari Republik mengenai berbagai kebijakan penanganan krisis ebola, gerilyawan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), dan peningkatan ekonomi. “Kita berniat untuk menjadi mayoritas Republik yang bertanggung jawab,” kata petinggi dan senator Republik, Mitch McConnell, kepada ABC News .

Andika hendra m
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Netanyahu Sebut Akan...
Netanyahu Sebut Akan Caplok 30% Wilayah Tepi Barat ke Israel
Masjid Al-Aqsa Kembali...
Masjid Al-Aqsa Kembali Dibuka Setelah Hampir 3 Bulan Ditutup
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved