Thailand Persenjatai Sukarelawan Keamanan

Rabu, 05 November 2014 - 16:41 WIB
Thailand Persenjatai...
Thailand Persenjatai Sukarelawan Keamanan
A A A
BANGKOK - Thailand terus berupaya mempertahankan kawasan bagian selatan dari invasi kelompok militan Islam. Mereka akan memberikan bantuan senjata kepada ribuan sukarelawan keamanan yang sudah beberapa bulan bertahan di sana.

Namun, organisasi hak asasi manusia menilai kebijakan militer bukan solusi terbaik. Perang saudara di Thailand sudah lama terjadi. Tentara Nasional Thailand kerap terlibat kontak senjata dengan kelompok separatis untuk memperebutkan dan mempertahankan kawasan bagian selatan dalam satu dekade terakhir. Konflik tidak pernah usai karena kedua kelompok senantiasa gagal melakukan kesepakatan perdamaian.

Pemerintah sudah beberapa kali mencoba mengendalikan situasi melalui perundingan. Namun, pendekatan sering gagal. Skenario yang sama juga terjadi pada masa kekuasaan Prayut Chan-ocha, meski dia berjanji akan menyelesaikannya tahun ini. Justru, Chan-ocha memutuskan menyerahkannya pada pemerintah tahun depan. Juru Bicara Komando Keamanan Operasi Internal atau ISOC Kolonel Banphot Phunphien mengatakan, pihak militer sudah mengirimkan 2.700 senjata laras panjang Heckler & Kock HK33 dalam dua bulan terakhir.

“Mereka membutuhkan senjata untuk membela diri. Mereka tidak bisa berjuang hanya dengan tongkat,” katanya, dikutip AFP. Phunphien menambahkan, senjata itu ditujukan untuk mempersenjatai sukarelawan keamanan yang berjaga di kantor pemerintah. Namun, tidak sedikit senjata yang jatuh ke tangan militan.

Karena itu, personel keamanan di kawasan bagian selatan selalu siaga dan waspada. Menurut organisasi hak asasi manusia, masuknya senjata baru di kawasan bagian selatan akan memperburuk situasi. Sebab, senjata akan membuat kedua belah pihak merasa memiliki kekuatan. Dengan demikian, mereka akan mudah terdorong untuk melakukan kontak senjata dan semakin sulit menyepakati perdamaian.

Muh shamil
(bbg)
Berita Terkait
Rakyat Myanmar Siap...
Rakyat Myanmar Siap Laksanakan Pemilihan Umum Minggu Ini
Polisi Italia Sita 6,6...
Polisi Italia Sita 6,6 Ton Ganja dalam Kapal Pesiar Bendera Amerika
Film Horor hingga Superhero,...
Film Horor hingga Superhero, 5 Film Indonesia Go International
Israel Meradang karena...
Israel Meradang karena Iran Sukses Luncurkan Satelit Militer
Kartun Menghina Khamenei,...
Kartun Menghina Khamenei, Pemred Media Iran Ditangkap
Pesawat Pakistan Jatuh,...
Pesawat Pakistan Jatuh, Kemlu Sebut Sementara Tidak Ada Korban WNI
Berita Terkini
Pakar: Penggeledahan...
Pakar: Penggeledahan dalam Kasus Febrie Dapat Dibenarkan Asal Sesuai Prosedur
Kenapa Febrie Adriansyah...
Kenapa Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK? Kejagung Ungkap Alasannya
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Jumhur Dapat Wisdom...
Jumhur Dapat Wisdom dari Sri Sultan HB X: Kita Harus Mengayomi Alam Lingkungan
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Infografis
Perang Pecah, Ini Perbandingan...
Perang Pecah, Ini Perbandingan Kekuatan Militer Thailand vs Kamboja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved