Mendagri Akan Lanjutkan Program e-KTP

Rabu, 05 November 2014 - 15:21 WIB
Mendagri Akan Lanjutkan...
Mendagri Akan Lanjutkan Program e-KTP
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani meminta Kemendagri menghentikan sementara pembuatan e-KTP guna mencocokkan data penerima program 'kartu sakti' dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapi hal itu, Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan pihaknya tidak lantas langsung memberhentikan program e-KTP. "e-KTP enggak langsung kita hentikan," ujar Tjahjo di Gedung DPD, Kawasan Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (05/11/2014).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengungkapkan, banyak permintaan dari rakyat agar e-KTP untuk segera diselesaikan. Karena itu, dia menilai e-KTP tidak bisa diberhentikan.

"Karena saat pertama saya menjadi menteri, SMS yang pertama masuk itu mempertanyakan e-KTP. Contohnya di daerah Sumatera, banyak warga yang belum mendapat e-KTP. Ini harus kita selesaikan terlebih dahulu," paparnya.
(kri)
Berita Terkait
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
Meraup Rezeki Lewat...
Meraup Rezeki Lewat Jasa Reparasi KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Ricuh Pengurusan E-KTP
Pembuatan KTP Elektronik...
Pembuatan KTP Elektronik di Rumah Bagi Warga Berkebutuhan Khusus
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Cara Membuat Watermark...
Cara Membuat Watermark Pada e-KTP
Berita Terkini
Istana Tepis Isu Pengunduran...
Istana Tepis Isu Pengunduran Diri Menkeu Purbaya
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik Deyang: Saya Sarjana Biologi Bukan Kehutanan
Jadi Kepala BGN, Nanik...
Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang: Mohon Dikoreksi Kalau Kami Salah
Mensesneg Beri Sinyal...
Mensesneg Beri Sinyal Said Iqbal Masuk Kabinet Merah Putih, Jabat Apa?
AMI: Kebudayaan sebagai...
AMI: Kebudayaan sebagai Solusi Krisis Kepribadian Bangsa
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran:...
Relawan Tim 8 Prabowo-Gibran: Program Perhutanan Sosial Jangkau 2 Juta Keluarga Petani
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved