Ditanya Interpelasi, Menkum HAM Minta DPR Bersatu

Senin, 03 November 2014 - 19:57 WIB
Ditanya Interpelasi,...
Ditanya Interpelasi, Menkum HAM Minta DPR Bersatu
A A A
JAKARTA - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly tidak khawatir dengan wacana interpelasi DPR.

Interpelasi itu menyangkut kebijakan Yasonna mengesahkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di bawah kepemimpinan M Romahurmuziy atau Romi.

Yasonna justru meminta DPR untuk bersatu, tidak terpecah menjadi dua kelompok. "Nanti saya datang ke sana yang sini marah, datang ke sini yang sana marah. Bersatu dulu lah demi kepentingan bangsa," tutur Yasonna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (3/11/2014).

Seperti diketahui, saat ini DPR terbagi dua kelompok partai politik yakni Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Menurut dia, berdasarkan undang-undang, interpelasi bisa diajukan jika menyangkut kebijakan pemerintah yang berdampak luas terhadap masyarakat.

"Nanti kita uji apakah memang berdampak luas. Justru yang saya lihat masyarakat marah kepada DPR. Jadi bukan dampaknya terhadap masyarakat, tapi justru dampaknya ada kekesalan (masyarakat)," tuturnya.

Sebelumnya Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengungkapkan anggota DPR bisa mengajukan hak interpelasi jika kebijakan yang diambil Menkum HAM menyalahi aturan.

Pernyataan Fadli merespons kebijakan Menkum HAM menerbitkan surat keputusan yang mengesahkan kepengurusan PPP di bawah kepemimpinan Romi.
(dam)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved