Fadli Zon: Kenapa Bully Jokowi Langsung Ditangkap?

Jum'at, 31 Oktober 2014 - 14:21 WIB
Fadli Zon: Kenapa Bully...
Fadli Zon: Kenapa Bully Jokowi Langsung Ditangkap?
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon heran dengan penanganan kasus tukang sate yang ditahan karena merekayasa foto Joko Widodo (Jokowi) lalu mengunggah ke laman Facebook.

Menurut Fadli, soal mengejek atau bully mem-bully di media sosial banyak terjadi pada masa kampanye Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014 lalu.

Bahkan, kata dia, Prabowo Subianto juga banyak mengalami hal serupa pada saat itu. "Saya tidak tahu (motifnya), tetapi ini harus dipelajari. Selama ini yang mem-bully Pak Prabowo banyak sekali, ribuan orang. Kenapa kok ini ada yang mem-bully Jokowi, satu orang tiba-tiba langsung ditangkap. Itu tidak benar," ungkap Fadli di rumah kontrakan keluarga M Arsyad di wilayah Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (31/10/2014).

Fadli membandingkan kasus-kasus yang dia laporkan ke Bareskrim Mabes Polri pada saat pilpres lalu yang hingga kini tidak jelas nasib penyelesaiannya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu menuturkan dirinya ingin agar persoalan hukum ditegakkan secara merata. Tidak kepada satu orang per orang atau pendukung tokoh tertentu.

"Saya kira bullying terkait dengan pilpres itu banyak sekali, pendekatan hukum tidak bisa hanya dilakukan terhadap satu orang. Masalah ini jangan sampai menjadi preseden buruk. Hukum dijadikan alat politik," tutur Fadli.
(dam)
Berita Terkait
Kliennya Diputus Bebas,...
Kliennya Diputus Bebas, Faomasi Apreasiasi Independensi Majelis Hakim PN Jakut
DPP PDIP Laporkan Rocky...
DPP PDIP Laporkan Rocky Gerung ke Bareskrim Mabes Polri
Sidang Dugaan Pencemaran...
Sidang Dugaan Pencemaran Nama Baik Andrew Darwis, 2 Saksi Mengaku Tidak Mengetahui
Kasus Dugaan Pencemaran...
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Raja Sapta Oktohari Masuk Tahap Penyidikan
Diduga Cemarkan Nama...
Diduga Cemarkan Nama Baik, Kader PAN Bekasi Laporkan Koleganya
Penyidik Polres Depok...
Penyidik Polres Depok Serahkan Ketua PKB Depok ke Kejaksaan
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Pakistan dan India Berperang,...
Pakistan dan India Berperang, Kenapa China yang Menang?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved