Romi Sebut Muktamar Versi SDA Cuma Kongkow Biasa
Kamis, 30 Oktober 2014 - 14:10 WIB
Romi Sebut Muktamar Versi SDA Cuma Kongkow Biasa
A
A
A
DEPOK - Ketua Umum PPP versi Muktamar Surabaya Romahurmuziy (Romi) menegaskan PPP tidak menggelar Muktamar pada hari ini. Jika pun ada, Romi menuding acara tersebut tidak memiliki dasar-dasar yang jelas.
"Hari ini tak ada Muktamar karena Ketua Majelis Syariah Partai, yang memiliki otoritas kultural yang menggelar hasil Muktamar partai telah memerintahkan kepada ketua OC dan Ketua komite panitia untuk membatalkan acara hari ini," tukasnya di sela-sela Seminar Internasional di Ponpes Al Hikam Beji, Depok, Kamis (30/10/2014).
Selain itu, Romi menilai acara tersebut tak memiliki dukungan secara struktural maupun kultural. Selain itu, kata dia, tak ada pula dukungan politis oleh para anggota.
"Sehingga praktis acara hari ini tak ada dukungan alas kultural ulama. Dan alas struktural dan konstitusional, anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan. Tak memiliki dukungan politis dari DPW dan DPC tak akan hadir," jelasnya.
Romi menengarai jikapun hadir banyak tamu dalam acara tersebut, adalah massa yang sengaja dikerahkan. Acara tersebut pun tidak mengantongi izin keramaian dari Mabes Polri.
"Yang akan hadir untuk menyemarakkan pembukaan. Saya tak tahu, hanya tinggal dikerahkan. Tak mengantongi perizinan dari Mabes Polri. Acara hari ini hanya kongkow-kongkow biasa. Kalau nanti acara tersebut ganggu ketertiban umum tentu polisi tak bertanggung jawab atas ekses yang timbul," tukasnya.
"Hari ini tak ada Muktamar karena Ketua Majelis Syariah Partai, yang memiliki otoritas kultural yang menggelar hasil Muktamar partai telah memerintahkan kepada ketua OC dan Ketua komite panitia untuk membatalkan acara hari ini," tukasnya di sela-sela Seminar Internasional di Ponpes Al Hikam Beji, Depok, Kamis (30/10/2014).
Selain itu, Romi menilai acara tersebut tak memiliki dukungan secara struktural maupun kultural. Selain itu, kata dia, tak ada pula dukungan politis oleh para anggota.
"Sehingga praktis acara hari ini tak ada dukungan alas kultural ulama. Dan alas struktural dan konstitusional, anggaran dasar dan peraturan perundang-undangan. Tak memiliki dukungan politis dari DPW dan DPC tak akan hadir," jelasnya.
Romi menengarai jikapun hadir banyak tamu dalam acara tersebut, adalah massa yang sengaja dikerahkan. Acara tersebut pun tidak mengantongi izin keramaian dari Mabes Polri.
"Yang akan hadir untuk menyemarakkan pembukaan. Saya tak tahu, hanya tinggal dikerahkan. Tak mengantongi perizinan dari Mabes Polri. Acara hari ini hanya kongkow-kongkow biasa. Kalau nanti acara tersebut ganggu ketertiban umum tentu polisi tak bertanggung jawab atas ekses yang timbul," tukasnya.
(kri)