Cara Jokowi Seleksi Menteri Bikin Cak Imin Tak Happy

Selasa, 28 Oktober 2014 - 09:13 WIB
Cara Jokowi Seleksi...
Cara Jokowi Seleksi Menteri Bikin Cak Imin Tak Happy
A A A
JAKARTA - Ketidakhadiran Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pada pelantikan Kabinet Kerja periode 2014-2019 dinilai sebagai bentuk protes kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat Politik Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin mengatakan, kuat dugaan protes Cak Imin terhadap mantan Wali Kota Solo itu bertalian dengan proses pembentukan kabinet yang mengambil beberapa nama dari PKB.

Ramai terdengar bahwa Cak Imin menjadi salah satu calon menteri. Namun, ada dua isu yang berkembang terkait gagalnya Cak Imin masuk dalam bursa menteri yang telah diumumkan pada Minggu 26 Oktober 2014.

Pertama, kata Said, terkait kebijakan Jokowi yang tidak menghendaki menteri rangkap jabatan di partai politik. Ia menilai, Cak Imin tidak rela meninggalkan jabatan ketum partai.

"Bagi dia posisi menteri tidak lebih bergengsi dari jabatan ketum partai politik. Sebagai ketum, dia bisa pecat menteri dan fraksi partainya di DPR," kata Said saat berbincang dengan Sindonews, Senin 27 Oktober 2014.

Kedua, Cak Imin juga dikabarkan sebagai salah satu yang terkena rapor merah KPK. Cara seleksi menteri semacam itu, lanjut Said, dapat dianggap sebagai cara yang tidak menyenangkan bagi Cak Imin. "Dia tidak happy dengan cara ini," kata dia.

Said memaparkan, dengan tidak hadir dalam acara pelantikan menteri Kabinet Bekerja, Cak Imin ingin memberikan teguran politik kepada Jokowi.

"Cak Imin ingin mengingatkan Jokowi, bahwa dia adalah ketum partai yang memiliki kekuatan pokitik. Bahkan dia dapat menarik dukungan dari Jokowi sekalipun," pungkas Said.
(kri)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved