Pilihan Menteri Jokowi Dianggap Abaikan KPK & PPATK
Senin, 27 Oktober 2014 - 07:05 WIB
Pilihan Menteri Jokowi Dianggap Abaikan KPK & PPATK
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah mengabaikan masukan dari KPK dan PPATK terkait pemilihan menteri. Karena, sejumlah nama yang dapat rapor merah tetap dimasukkan ke dalam Kabinet Kerja.
"Kalau kita perhatikan nama-nama yang akhirnya masuk dalam jajaran kabinet Jokowi-JK, tampaknya stabilo KPK juga tidak berlaku," kata politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo kepada Sindonews, Minggu 26 Oktober 2014 malam.
Maka itu, pria yang biasa disapa Bamsoet ini menduga, cara Jokowi-JK melibatkan KPK dan PPATK untuk memilih menteri yang bersih dari korupsi itu hanya sebagai pencitraan.
"Jadi, kemungkinan Jokowi hanya basa-basi dan pencitraan saja melibatkan KPK dan PPATK," tuturnya.
"Buktinya rekomendasi dan warning KPK-PPATK atas sejumlah nama yang diduga terlibat dan berpotensi bermasalah tetap masuk dalam jajaran menteri kabinet. Semoga Kabinet Kerja Jokowi ini tidak berubah menjadi kabinet odong-odong," pungkasnya.
"Kalau kita perhatikan nama-nama yang akhirnya masuk dalam jajaran kabinet Jokowi-JK, tampaknya stabilo KPK juga tidak berlaku," kata politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo kepada Sindonews, Minggu 26 Oktober 2014 malam.
Maka itu, pria yang biasa disapa Bamsoet ini menduga, cara Jokowi-JK melibatkan KPK dan PPATK untuk memilih menteri yang bersih dari korupsi itu hanya sebagai pencitraan.
"Jadi, kemungkinan Jokowi hanya basa-basi dan pencitraan saja melibatkan KPK dan PPATK," tuturnya.
"Buktinya rekomendasi dan warning KPK-PPATK atas sejumlah nama yang diduga terlibat dan berpotensi bermasalah tetap masuk dalam jajaran menteri kabinet. Semoga Kabinet Kerja Jokowi ini tidak berubah menjadi kabinet odong-odong," pungkasnya.
(mhd)