Pilkada Lebak, KPK Periksa Eks Anak Buah Gamawan Fauzi

Jum'at, 24 Oktober 2014 - 12:50 WIB
Pilkada Lebak, KPK Periksa...
Pilkada Lebak, KPK Periksa Eks Anak Buah Gamawan Fauzi
A A A
JAKARTA - KPK bakal memeriksa Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Djohermansyah Djohan guna mengusut kasus dugaan suap Pilkada Lebak, Banten tahun 2013.

Anak buah mantan Mendagri Gamawan Fauzi ini, bakal menjalani pemeriksaan untuk tersangka mantan calon Bupati Lebak, Amir Hamzah (AH).

"Dia (Djohermansyah) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka AH," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (24/10/2014).

Djohermansyah sendiri sudah tiba di Gedung KPK sekira pukul 10.30 WIB. Mengenakan baju batik, ia langsung memilih masuk ke ruang tunggu pemeriksaan. Dia pun enggan berkomentar terkait materi pemeriksaannya hari ini.

Belum jelas atas dasar apa penyidik memanggil anak buah Gamawan Fauzi yang mengurusi soal otonomi daerah ini.

"Yang jelas keterangan saksi dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan," jelas Priharsa.

Dalam kasus ini, KPK selain menetapkan Gubernur Banten nonaktif Ratu Atut Chosiyah dan Adiknya, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, juga telah menetapkan status tersangka terhadap mantan pasangan calon Bupati Lebak, Amir Hamzah dan Kasmin.

Mereka berdua diduga memberi suap bersama-sama dengan Ratu Atut dan Wawan dalam kasus tersebut. Surat perintah penyidikan (sprindik) untuk keduanya keluar pada 22 September 2014.

Mereka berdua sama-sama disangka melanggar Pasal 6 Ayat 1 Huruf a atau Pasal 13 Undang-undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.
(maf)
Berita Terkait
Menkumham Serahkan 1.000...
Menkumham Serahkan 1.000 Paket Sembako-Alkes Buatan Napi
Kejari Tanggamus Tetapkan...
Kejari Tanggamus Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Alkes RSUD Batin Mangunang
Korupsi Alkes Banten...
Korupsi Alkes Banten dan TPPU, Wawan Dituntut 6 Tahun Penjara
Kasus Korupsi Alkes,...
Kasus Korupsi Alkes, Tubagus Chaeri Wardana Divonis Empat Tahun Penjara
Wawan: Saya jadi Pengusaha...
Wawan: Saya jadi Pengusaha Sebelum Atut Jadi Gubernur Banten
Bantu Tangani COVID-19,...
Bantu Tangani COVID-19, Merck Salurkan Alkes dan Ambulans
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved