Kejagung Dinilai Kalah Saing dengan KPK
Kamis, 23 Oktober 2014 - 15:25 WIB
Kejagung Dinilai Kalah Saing dengan KPK
A
A
A
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) dinilai belum bisa menandingi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi.
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman mengatakan, KPK sengaja dibentuk karena Kejagung tidak mampu mengikuti perkembangan zaman dalam memberantas korupsi.
"Adanya KPK itu karena dosanya Kejagung enggak bisa berantas korupsi," kata Boyamin di Kejagung, Jalan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/10/2014).
Boyamin berpendapat, jabatan Jaksa Agung setidaknya harus diisi orang dari eksternal kejaksaan. Menurutnya, langkah ini untuk menebus dosa Kejagung yang selama ini tidak bisa menyamai kinerja KPK.
"Adanya KPK adalah dosa Kejaksaan Agung, sehingga harus dihukum. Hukumannya apa? Ya legowo saja, terima saja kalau calon jaksa dari luar," pungkasnya.
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Boyamin Saiman mengatakan, KPK sengaja dibentuk karena Kejagung tidak mampu mengikuti perkembangan zaman dalam memberantas korupsi.
"Adanya KPK itu karena dosanya Kejagung enggak bisa berantas korupsi," kata Boyamin di Kejagung, Jalan Hasanudin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (23/10/2014).
Boyamin berpendapat, jabatan Jaksa Agung setidaknya harus diisi orang dari eksternal kejaksaan. Menurutnya, langkah ini untuk menebus dosa Kejagung yang selama ini tidak bisa menyamai kinerja KPK.
"Adanya KPK adalah dosa Kejaksaan Agung, sehingga harus dihukum. Hukumannya apa? Ya legowo saja, terima saja kalau calon jaksa dari luar," pungkasnya.
(maf)