Wujudkan Isi Pidato, Jokowi Diminta Segera Umumkan Menteri
Selasa, 21 Oktober 2014 - 13:06 WIB
Wujudkan Isi Pidato, Jokowi Diminta Segera Umumkan Menteri
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengumumkan nama-nama menteri yang akan masuk di dalam kabinetnya.
Ketua DPP Partai Gerindra Desmon J Mahesa berharap Jokowi segera mengumumkan nama-nama tokoh yang akan dijadikan pembantunya.
Mengacu pidato Jokowi yang menginginkan kabinet kerja, kata Desmon, maka sudah selayaknya Jokowi segera mengumumkan nama-nama tersebut.
"Kalau momentum bisa kapan saja, jangan terlalu lama, nanti orang sudah disebut frustasi. Kalau pidatonya kerja-kerja, harusnya bisa selesai," ujar Desmon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/10/2014).
Desmon juga menyampaikan, nama-nama menteri yang nanti disampaikan Jokowi akan menggambarkan apakah yang bersangkutan pro rakyat atau tidak.
"Di sini lah trust masyarakat terhadap janji (kampanye) itu. Apabila menteri tidak sesuai atas memenuhi janji-janji itu, image-nya tidak sesuai dengan harapan."
"Pertanyaannya, ini pro rakyat atau tidak. Kalau di sana misalnya (ada nama) Sri Mulyani, menteri spesialis utang, tetapi kita lihat saja," pungkasnya.
Ketua DPP Partai Gerindra Desmon J Mahesa berharap Jokowi segera mengumumkan nama-nama tokoh yang akan dijadikan pembantunya.
Mengacu pidato Jokowi yang menginginkan kabinet kerja, kata Desmon, maka sudah selayaknya Jokowi segera mengumumkan nama-nama tersebut.
"Kalau momentum bisa kapan saja, jangan terlalu lama, nanti orang sudah disebut frustasi. Kalau pidatonya kerja-kerja, harusnya bisa selesai," ujar Desmon di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (21/10/2014).
Desmon juga menyampaikan, nama-nama menteri yang nanti disampaikan Jokowi akan menggambarkan apakah yang bersangkutan pro rakyat atau tidak.
"Di sini lah trust masyarakat terhadap janji (kampanye) itu. Apabila menteri tidak sesuai atas memenuhi janji-janji itu, image-nya tidak sesuai dengan harapan."
"Pertanyaannya, ini pro rakyat atau tidak. Kalau di sana misalnya (ada nama) Sri Mulyani, menteri spesialis utang, tetapi kita lihat saja," pungkasnya.
(hyk)