Evakuasi Korban, Tank Amfibi Kena Ranjau Darat

Jum'at, 17 Oktober 2014 - 03:29 WIB
Evakuasi Korban, Tank...
Evakuasi Korban, Tank Amfibi Kena Ranjau Darat
A A A
SURABAYA - Kendaraan tempur (ranpur) Amfibi Korps Marinir TNI AL LVT-7A1 terkena ranjau darat saat mengevakuasi korban di Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya.

Sebelumnya, Ranpur LVT-7A1 sedang dalam perjalanan mengevakuasi seorang prajurit Korps Marinir TNI AL yang mengalami luka tembak. Di tengah perjalanan, kendaraan tempur Korps Marinir TNI AL tersebut terkena ranjau darat sehingga tidak dapat meneruskan perjalanan.

Setelah koordinasi dengan satuan atas, datanglah bantuan satu buah Heli Bell dari Pusat Penerbangan TNI AL yang membawa prajurit Taifib-1 Marinir untuk melaksanakan evakuasi korban yang berada di LVT-7A1. Dengan seutas tali, prajurit Taifib-1 Marinir berhasil membawa naik prajurit yang luka tembak dari dalam LVT-7A1 ke Heli Bell, kemudian heli terbang membawa prajurit yang luka menuju RSAL Dr. Ramelan Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kejadian tersebut merupakan sebagian dari skenario evakuasi medis di medan pertempuran yang dilaksanakan prajurit Korps Marinir TNI AL pada peringatan Hari Kesehatan TNI AL tahun 2014 di Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Kamis (16/10/2014).

Asisten Personel Kepala Staf Angkatan Laut (Aspers Kasal) Laksamana Muda TNI Djoko Teguh Wahojo bertindak sebagai inspektur upacara.

Dalam amanatnya, Aspers Kasal mengatakan bahwa peringatan Hari Kesehatan TNI AL yang dilaksanakan secara terpusat di Surabaya tersebut pada hakikatnya merupakan momentum bagi seluruh anggota dan keluarga TNI Angkatan Laut.

Selain itu, sebagai wahana yang tepat bagi jajaran kesehatan TNI AL untuk melaksanakan introspeksi serta evaluasi dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya, terutama tugas dalam mewujudkan anggota dan keluarga TNI AL yang sehat jasmani dan rohani melalui dukungan pelayanan kesehatan secara profesional, dengan mengutamakan pelayanan yang optimal kepada seluruh anggota beserta keluarganya.

Menurutnya, pembinaan kesehatan bukanlah menjadi tanggung jawab jajaran kesehatan TNI Angkatan Laut semata, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh personel TNI Angkatan Laut termasuk peran keluarga para prajurit dalam membina kesehatan diri sendiri.

"Sehingga, seluruh personel dan keluarga TNI Angkatan Laut tertanam dalam dirinya kebiasaan untuk berperilaku hidup sehat," kata Djoko.
(zik)
Berita Terkait
Tenggelam di Mamberamo...
Tenggelam di Mamberamo Raya Papua, Penumpang Dievakuasi
Resmi Sertijab, Posisi...
Resmi Sertijab, Posisi Wagub AAL Kini Dijabat Laksma TNI Arif Badrudin
Laksamana Malahayati...
Laksamana Malahayati Menginspirasi TNI Angkatan Laut
3 Jenderal TNI AU yang...
3 Jenderal TNI AU yang Pernah Menjabat Sebagai Panglima TNI, Terakhir KSAU Pertama di Indonesia
Peringatan HUT ke-79...
Peringatan HUT ke-79 TNI Angkatan Laut
5 Negara Asia dengan...
5 Negara Asia dengan Angkatan Laut Terkuat, Indonesia Patut Bangga
Berita Terkini
Secret Service hingga...
Secret Service hingga FBI Dilibatkan Uji Keaslian Dolar Sitaan Kasus Febrie Adriansyah, Ini Alasannya
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Pink, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Polda Metro: Penetapan...
Polda Metro: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah dan Don Ritto Dapat Dipertanggungjawabkan Secara Hukum
Febrie Adriansyah Bakal...
Febrie Adriansyah Bakal Ditahan usai Diperiksa Kejagung?
Kasus Korupsi Febrie...
Kasus Korupsi Febrie Adriansyah dan Don Ritto Kini Sepenuhnya Kewenangan Jaksa
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Infografis
Takut Rusia, Negara-negara...
Takut Rusia, Negara-negara NATO Mundur dari Perjanjian Ranjau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved