Politikus PPP Miris Saksikan Perpecahan Internal Partai

Senin, 13 Oktober 2014 - 19:54 WIB
Politikus PPP Miris...
Politikus PPP Miris Saksikan Perpecahan Internal Partai
A A A
JAKARTA - Pemberhentian Suryadharma Ali dari posisinya sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) harus melalui mekanisme yang dianut internal partai.

Politikus PPP, Dimyati Natakusuma menjelaskan, berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai, seorang ketua umum bisa diberhentikan apabila mengundurkan diri, berhalangan tetap, atau yang bersangkutan terkena sanksi pidana dengan putusan inkracht.

"Kami sebenarnya sedih seperti ini, yang tadinya teman, anak, seperti saudara, kok sekarang saling bunuh dan saling pecat hanya karena jabatan. Apa sih artinya jabatan? Mana harkat dan martabat kita." ujar Dimyati dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (11/10/2014).

Sementara itu mengenai, muktamar dipercepat oleh kubu Emron Pangkapi Cs, menurutnya tidak bisa dilakukan begitu saja. "Paling lambat setahun setelah pemerintahan baru terbentuk," tukasnya.

Atas dasar itu, ditegaskan olehnya, tidak alasan untuk memberhentikan pemimpin PPP yang biasa disapa SDA itu dari jabatannya. "Toh beliau baru jadi tersangka, belum tentu jadi terdakwa, apalagi terpidana," ujar Dimyati.
(kur)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
PDIP Pecat Jokowi, Gibran,...
PDIP Pecat Jokowi, Gibran, dan Bobby Nasution dari Partai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved