Kubu Jokowi Gugat Sistem Pemilihan Ketua MPR

Sabtu, 04 Oktober 2014 - 15:44 WIB
Kubu Jokowi Gugat Sistem...
Kubu Jokowi Gugat Sistem Pemilihan Ketua MPR
A A A
JAKARTA - Setelah gagal merebut kursi Ketua DPR, kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menggugat UU MD3 terkait sistem paket pemilihan Ketua MPR.

Gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) itu diajukan fraksi-fraksi pendukung Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Bachtiar Aliy mengatakan sistem paket yang diterapkan saat pemilihan pimpinan DPR telah menghilangkan unsur musyawarah serta mencabut hak kontitusi anggota DPR.

"Kondisi ini muncul sebagai akibat UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 yang memungkinkan munculnya diktator mayoritas terhadap minoritas yang sangat tidak sesuai nilai-nilai demokrasi Pancasila," ujar Bachtiar saat jumpa pers di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Sabtu (4/10/2014).

Bagi kubu Jokowi, lanjut Bachtiar, sistem paket sebagaimana termaktub dalam Pasal 84 ayat 2 UU MD3 yang menyebutkan pimpinan DPR dipilih dari dan oleh anggota DPR dalam satu paket yang bersifat tetap terbukti telah menghilangkan hak konstitusional anggota untuk memilih dan dipilih sebagaimana dijamin oleh UUD 1945.

"Frasa dalam satu paket yang bersifat tetap menyebabkan fraksi secara faktual memiliki kursi di DPR kehilangan hak kontitusionalnya untuk mengajukan calon pimpinan DPR sebagai akibat digagalkan sebagaimana disyaratkan UU MD3," ungkapnya.

Bachtiar menjelaskan, sistem paket yang telah memenangkan kubu Koalisi Merah Putih memimpin alat kelengkapan DPR dinilai sebagai aksi saling menjegal dan mengingkari prinsip kedaulatan rakyat.

"(Sistem paket) dipastikan akan terulang kembali dalam pemilihan pimpinan MPR yang rencananya akan dilakukan Senin, 6 Oktober 2014," tukasnya.

Atas dasar itu, fraksi-fraksi pendukung Jokowi yang diwakili Dwi Ria Latifa, Junimart Girsang dan Henry Yosodiningrat sebagai pihak pemohon telah mendaftarkan gugatan sistem paket pengujian pasal 15 ayat 2 UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MD3 kepada MK pada Jumat 3 Oktober 2014.

Dalam jumpa pers yang dihadiri masing-masing fraksi partai pengusung Jokowi-Kalla seperti Ahmad Basarah, Trimedia Pandjaitan(PDIP), Bachtiar Aliy (NasDem), Lukman Edi, Marwan Jafar (PKB), Saleh Husein, Junimart Girsang dan Rufinus Hutauruk (Hanura) berharap MK membuat putusan sebelum paripurna menggelar pemilihan pimpinan MPR.
(dam)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Berita Terkini
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pimpin Panen Raya di...
Pimpin Panen Raya di Malang, Prabowo: Bukti TNI Hadir Perkuat Kemandirian Pangan
Don Ritto Gunakan Rumah...
Don Ritto Gunakan Rumah Febrie Adriansyah di Sentul untuk Operasional Yayasan
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Ditahan, Kuasa Hukum: Sudah Mengundurkan Diri, Artinya Kooperatif
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Infografis
Profil Komjen Pol Chryshnanda...
Profil Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, Ketua Tim Transformasi Reformasi Polri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved