BNN Imbau Mahasiswa Jangan Salah Pilih Teman

Kamis, 25 September 2014 - 19:08 WIB
BNN Imbau Mahasiswa...
BNN Imbau Mahasiswa Jangan Salah Pilih Teman
A A A
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) mengimbau agar jangan salah dalam memilih teman, agar terhindar dari bahaya narkoba.

Hal itu dikatakan Penyuluh Deputi Bidang Pencegahan BNN, Eva Fitri Yuanita. Menurutnya, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang melibatkan generasi muda, semakin meresahkan.

Dia menegaskan, mahasiswa harus mampu melindungi dan membentengi dirinya dari pengaruh penyalahgunaan narkoba.

"Sebab mahasiswa memegang tanggung jawab yang besar sebagai penerus tongkat kepemimpinan nasional," kata Eva saat Focus Group Discussion (FGD) dengan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekononi Indonesia Banking School (STIE IBS), di Kemang, Jakarta, Kamis (25/9/2014).

Menurut Eva, mahasiswa jangan pernah coba-coba mengguna narkoba. Sebab mayoritas pengguna narkoba bermula dari coba-coba. Selain itu mahasiswa berhati-hati dalam memilih teman bergaul.

"Karena tidak jarang sindikat narkoba memanfaatkan teman-teman kita," sambungnya.

Dia menambahkan, generasi muda harus memiliki prinsip yang teguh dan sikap yang tegas untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba.

"Itu adalah cara paling ampuh untuk melindungi diri sendiri dari penyalahgunaan narkoba," tegas Eva.

Sementara itu, mahasiswa STIE IBS semester V Elsi mengungkapkan, kampus harus membuat aturan yang tegas terkait dengan penyalahgunaan narkoba. Misalnya kampus bekerjasama dengan BNN menggelar tes urine secara rutin.

"Kalau ada mahasiswa yang positif menggunakan narkoba maka pihak kampus harus segera mengambil tindakan yang tegas untuk melindungi mahasiswa yang lain," ujar Elsi.

Dia mencontohkan, mahasiswa pemakai narkoba jika dibiarkan maka mereka akan merekrut mahasiswa lain untuk ikut memakai narkoba.

"Saya tidak setuju kalau mahasiswa pemakai narkoba di keluarkan dari kampus. Tapi ada cara lain yang bisa di tempuh untuk penyelamatkan masa depan mereka. Salah satunya rehabilitasi," paparnya.

Sebab, saat ini BNN dan Kemenkes punya pusat rehabilitasi medis dan sosial. "Nah kampus harus memanfaatkan itu. Setelah selesai di rehabilitasi mereka dapat melanjutkan kuliahnya," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Terlibat Penyelundupan...
Terlibat Penyelundupan Narkoba, PM Kepulauan Virgin Ditangkap
Kolombia Sita Kapal...
Kolombia Sita Kapal Selam Narkoba, Angkut 3 Ton Kokain
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Beberapa Negara Berikan...
Beberapa Negara Berikan Hukuman Mati Bagi Kasus Narkoba
Penggerebekan Kampung...
Penggerebekan Kampung Narkoba di Matraman
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
10 Kapolda Lulusan Akpol...
10 Kapolda Lulusan Akpol 1994, Teman Satu Angkatan Kepala BNN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved