PDIP Tak Percaya Jokowi Pernah Tawari SBY Posisi

Senin, 15 September 2014 - 18:28 WIB
PDIP Tak Percaya Jokowi...
PDIP Tak Percaya Jokowi Pernah Tawari SBY Posisi
A A A
JAKARTA - PDIP tidak percaya Presiden tepilih Jokowi pernah menawari posisi kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Posisi itu akan diberikan kepada Partai Demokrat, jika SBY menaikkan harga BBM.

"Saya tidak percaya," kata Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari melalui pesan singkat kepada Sindonews, Senin (15/9/2014).

Anggota Komisi III DPR ini mengatakan, Jokowi bukan tipe orang yang transaksional. Menurutnya, pemerintah memilih menaikkan harga tarif dasar listrik (TDL) karena risiko politiknya lebih kecil.

"Presiden sejak awal, tanpa konsultasi Jokowi milih menaikkan TDL karena menghindari kenaikan BBM karena risiko politik yang lebih besar," tukasnya.

Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan tidak ada kesepakatan politik dengan Presiden terpilih Joko Widodo mengenai polemik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

SBY tidak bersedia menaikkan harga BBM demi menyelamatkan kelompoknya untuk mendapatkan posisi di pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla ke depan.

"Untuk urusan negara, rakyat, masa kita dagang sapi. Saya tahu politik itu kompromi, take and give, politik itu juga konsensus, tetapi tidak dengan seperti itu menawari Demokrat, eh kalau SBY mau menaikkan harga BBM nanti saya kasih jabatan A,B,C,D, itu memalukan," ujar SBY dalam pernyataannya yang diunggah ke Youtube pada Minggu, 14 September 2014.

Menurutnya, proses penentuan kebijakan strategis perlu pertimbangan matang dan rasional. Bahkan dikatakan oleh Ketua Umum Partai Demokrat ini, pihaknya tidak tergiur dengan iming-iming kekuasaan di pemerintahan.

"Urusan naikkan harga BBM, bayangkan kalau dibarter atau diganti dengan iming-iming jabatan, itu juga memalukan. Tidak pernah saya bisa diajak dagang sapi seperti itu. Saya juga punya kehormatan, pikiran yang jernih dan yang penting tidak boleh sama sekali untuk urusan yang maha penting diminta deal, tawar-menawar," tukasnya.
(kri)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
Gibran Ajak Mahasiswa...
Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Ende hingga Papua
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved