Tujuh Kebijakan SBY Muluskan Transisi Pemerintahan

Jum'at, 12 September 2014 - 00:01 WIB
Tujuh Kebijakan SBY...
Tujuh Kebijakan SBY Muluskan Transisi Pemerintahan
A A A
JAKARTA - Menjelang akhir masa jabatannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengeluarkan tujuh kebijakan.

Tujuh kebijakan itu bertujuan untuk memuluskan proses transisi pemerintahan. "Penjelasan ini saya maksudkan (agar) proses transisi tetap berjalan dengan baik, dan pemerintahan yang saya pimpin juga bisa memberikan kontribusinya bagi kesiapan presiden terpilih," tutur Presiden SBY di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/9/2014).

Pertama, pemerintah akan membantu tim presiden terpilih Joko Widodo dalam mempersiapkan pemerintahan mendatang. Menurut dia, hal itu akan dilakukan dengan tata tertib dan mekanisme telah disepakati.

"Saya berharap keseluruhan komunikasi dan konsultasi ini berjalan dengan baik. Saya juga berharap hasil dari pertemuan konsultasi dijelaskan pada publik sejelas-jelasnya,"
tuturnya.

Kedua, pemerintahan sekarang tidak melakukan penggantian pejabat-pejabat utama seperti pejabat eselon I kementerian, lembaga, sekjen, dirjen, irjen, pejabat teras di TNI dan Polri.

"Kecuali yang harus pensiun. Presiden baru nanti yang akan memutuskan penggantian pejabat itu karena beliau yang akan gunakan pejabat-pejabat itu," tutur SBY.

Ketiga, pemerintah tidak melakukan peggantian pimpinan-pimpinan BUMN.

Menurut dia, presiden baru nanti akan menetapkan pejabat BUMN yang perlu ditugaskan, seandainya mengganti pejabat lama.

"Ada proses RUPS, ada fit and proper test yang selama ini dilaksanakan meneg BUMN," tutur SBY.

Keempat, presiden dan wakil presiden terpilih diberikan ruang untuk menentukan pembantunya dalam menjalankan roda pemerintahan. Dalam hal ini di antaranya ketua sekretariat presiden, ajudan presiden dan wakil presiden beserta istri.

"Meski ada aturannya, syaratnya dari AL, AD, AU dan kepolisian. Saya persilakan Pak Jokowi, Bapaklah yang memilih," tutur SBY.

Kelima, menginstruksikan untuk mempersiapkan kegiatan internasional presiden terpilih.
Dia mengatakan, tugas pemerintah sekarang memrsiapkan bahan-bahan yang diperlukan oleh presiden mendatang.

Keenam, presiden SBY sudah komunikasi dengan Menteri Sekretaris Negara untuk menghentikan proses pengadaan mobil dinas era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

"Saya persilakan presiden baru dan pemerintahannya untuk proses sendiri pengadaannya," kata dia.

Ketujuh, Presiden SBY menginstruksikan para pembantunya segera mengosongkan rumah dinas dan mengembalikan semua fasilitas yang didapat dari negara selama menjabat.

"Termasuk saya dan wapres, agar semua fasilitas yang digunakan oleh pejabat pemerintahan depat dikembalikan pada saat yang tepat dengan administrasi dan serah terima yang baik," tutur SBY.
(dam)
Berita Terkait
AHY Ngaku Tak Mudah...
AHY Ngaku Tak Mudah Sandang Nama Besar Yudhoyono: Kadang Ingin Protes
Demokrat Sedang Panas,...
Demokrat Sedang Panas, SBY Bertemu Dubes Uni Eropa
SBY Ajak Penonton Pestapora...
SBY Ajak Penonton Pestapora 2024 Nyanyi Lagu Pelangi di Matamu
SBY Jadi Magnet Penonton...
SBY Jadi Magnet Penonton Pestapora 2024 Hari Pertama
SBY Duet Bareng Yuni...
SBY Duet Bareng Yuni Shara, hingga Sandy Sondoro di Pestapora 2024
Tampil di Pestapora...
Tampil di Pestapora 2024 Hari Pertama, SBY: Masih Ingat Aku?
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved