KPK Usut Pengeluaran Dana Haji di Kemenag

Selasa, 26 Agustus 2014 - 21:53 WIB
KPK Usut Pengeluaran...
KPK Usut Pengeluaran Dana Haji di Kemenag
A A A
JAKARTA - KPK mengusut penyimpangan dana haji dan penggunaan rekening yang menyimpan dana tersebut di Kementerian Agama (Kemenag).

Juru Bicara KPK Johan Budi SP menyatakan, hari ini penyidik KPK memeriksa lima saksi untuk tersangka mantan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA).

Lima saksi itu yakni, Anggota Komisi VIII DPR Fraksi Partai Demokrat Nurul Iman Mustofa, Kepala Bagian Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kemenag Hasan Afandi, Bendahara Pengeluaran Sekjen Kemenag Warda, Ikbal Muslim Hasbullah (swasta), dan Muhammad Musaffa Khalil (swasta).

Johan mengatakan, lima saksi tersebut tentu ditanyakan dalam konteks kasus dugaan korupsi penyelenggaraan dan penggunaan dana haji lebih dari Rp1 triliun di Kemenag tahun anggaran (TA) 2012-2013.

Dia membeberkan, Warda selaku bendahara dianggap mengetahui berapa jumlah pengeluaran masing-masing item pengadaan katering, pemondokan, dan transportasi yang dialokasikan.

“Itu berkaitan dengan pelaksanaan proyek. Namanya bendahara kan dia mencatat keluar masuk uang dalam kaitan dengan itu," kata Johan saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (26/8/2014) malam.

"Bisa jadi ditanyakan itu, sepanjang bendahara punya kewenangan, tugas atau tupoksi dari pengeluaran dan pemasukan dari sebuah proyek,” imbuhnya.

Lebih lanjut kata dia, dana haji bersumber dari dua anggaran yakni setoran jemaah dan APBN. Meski begitu Johan belum mau berspekulasi berapa pengeluaran yang diselewengkan dan peruntukannya ke mana serta siapa saja.

Dia mengingatikan, dalam penyidikan KPK yang dilihat adalah komprehensif. Mulai dari Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) serta kuotanya, dan pengadaan barang dan jasanya.

Dia mempersilakan bila Nurul Iman Mostofa yang disebut-sebut pernah memprotes penggunaan puluhan rekening atas nama Menag, untuk menampung dana haji, menyampaikan keterangannya ke penyidik.

“Proses penyidikan kasus haji 2012-2013 kan salah satunya BPIH. Tentu setiap keterangan nanti didalami,” tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Hukum Haji dengan Harta...
Hukum Haji dengan Harta Hasil Korupsi
KPK Gandeng PPATK Telusuri...
KPK Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana Korupsi Kuota Haji
Perkumpulan Ustadz di...
Perkumpulan Ustadz di Jember Minta Firli Kawal Ketat Pengelolaan Dana Haji
Ketua KPK Ungkap Potensi...
Ketua KPK Ungkap Potensi Korupsi Pengelolaan Dana Haji Rp160 Miliar
Daftar 10 Negara dengan...
Daftar 10 Negara dengan Biaya Haji Tertinggi di Dunia
Dana Haji Terus Bertumbuh,...
Dana Haji Terus Bertumbuh, BPKH Perluas Investasi dalam Ekosistem Haji Global
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved