Tanggapan Istana Terkait 'Nyanyian' Nazar Soal Ibu Ani

Senin, 25 Agustus 2014 - 20:19 WIB
Tanggapan Istana Terkait...
Tanggapan Istana Terkait 'Nyanyian' Nazar Soal Ibu Ani
A A A
JAKARTA - Pihak Istana enggan menanggapi 'nyanyian' M Nazaruddin di sidang perkara proyek Sport Center Hambalang, Bogor.

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu menyebut nama Ibu Ani dalam sidang perkara proyek Hambalang.

Ibu Ani yang disebutkan Nazar ini belum diketahui secara pasti, apakah Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden SBY. Atau Ibu Ani yang lain.

Menanggapi hal itu, Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Bidang Komunikasi Politik Daniel Sparingga mengaku tak bisa memberikan tanggapan.

"Saya enggak mungkin membuat komentar apapun, karena saya tidak tahu apapun, khususnya mengenai hukum," kata Daniel Sparingga kepada Sindonews melalui sambungan telepon, Senin (25/8/2014).

Lagipula, kata dia, Presiden SBY beserta keluarga memiliki kuasa hukum keluarga. "Bukan wilayah saya," tuturnya.

Hal senada diungkapkan Staf Khusus Presiden Bidang Informasi dan Hubungan Masyarakat Heru Lelono.

"Tidak bisa saya jawab. Karena saya tidak tahu setiap kegiatan Ibu Ani sehari-hari," ucap Heru Lelono kepada Sindonews melalui pesan singkat.

"Urusan Partai Demokrat, saya juga tidak banyak tahu, karena saya bukan anggota Partai Demokrat. Jadi maaf, saya secara spesifik tidak bisa menjawab," imbuhnya.

Sekadar diketahui, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) melanjutkan sidang perkara proyek Hambalang, dengan menghadirkan Nazaruddin, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat.

Dalam kesaksiannya, Nazar sempat menyebut nama Ibu Ani. Nazar menyebut, Ani sudah mendapat kabar mengenai proyek yang dikerjakan Mindo Rosalina Manullang (Rosa).

"Itu ada SMS (short messege service) soal kasus Universitas Negeri Malang, Rosa (Mindo Rosalina Manulang) bawa-bawa nama Mas Anas. Waktu itu SMS-nya dari Bu Ani," kata Nazar saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Nazar mengungkapkan, SMS tersebut merupakan teguran terkait dengan tagihan vendor proyek, karena proyek tersebut di daerah malang. "Ada proyek Rosa yang katanya punya Anas tidak bayar tagihan vendor di malang," ungkapnya.

Nazar mengaku langsung dipanggil Anas Urbaningrum, dan sempat dimarahi. Nazar pun langsung memanggil Rosa. "Saya dipanggil Mas Anas, saya dimarahi Mas Anas. Gara-gara itu juga saya panggil Rosa," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Soal Siap Digantung...
Soal Siap Digantung di Monas, Anas: Lahir Batin Saya Tidak Melakukan yang Dituduhkan Itu
Berita Terkini
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Hadiahi Istri Arist Merdeka Sirait Ziarah Holyland
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved