Bulan Depan Utang Jamkesmas Mulai Dilunasi

Sabtu, 23 Agustus 2014 - 19:06 WIB
Bulan Depan Utang Jamkesmas...
Bulan Depan Utang Jamkesmas Mulai Dilunasi
A A A
JAKARTA - Pelunasan utang jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas) oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) segera dilakukan. Sisa utang sebesar Rp3,38 triliun pada Rumah Sakit (RS) dan fasilitas kesehatan (faskes) tingkat dasar, akan dicicil bulan depan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah MBoi mengatakan, dirinya telah menandatangani proses administrasinya setelah disepakati oleh DPR dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Namun pelunasan ini hanya untuk utang Jamkesmas pada RS/ RSUD sebesar Rp3,14 triliun. “Insyaallah, bulan depan,” kata Nafsiah saat ditemui di Jakarta, Sabtu (23/8/20140.

Sementara, untuk kekurangan utang jamkesmas pada pelayanan dasar di puskesmas sebesar Rp232 miliar masih harus menunggu giliran. Menurut dia, memang yang baru dilakukan pengauditan baru hutang RS, sedangkan hutang Puskesmas belum dilakukan audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Kan tidak bisa dicairkan. Maka diharapkan sisa utang jamkesmas dapat segera dilunasi sebelum masa jabatannya usai. Sebab, dengan demikian pelayanan kesehatan dapat ditingkatkan," katanya.

Sebelumnya diketahui, utang jamkesmas tahun 2013 terdiri dari pelayanan rujukan dan pelayanan dasar. Adapun kekurangan jamkesmas pelayanan rujukan untuk 996 RS maupun RSUD berdasarkan hasil audit BPKP adalah sebesar Rp3,14 triliun.

Sementara, untuk kekurangan jamkesmas pelayanan dasar di puskesmas pada 298 kabupaten atau kota sebesar Rp232 miliar. Dengan demikian total jumlah kekurangan pembayaran Jamkesmas tahun 2013 adalah sebesar Rp3,38 triliun.

Sisa utang ini sebelumnya telah diajukan oleh Menkes pada Kemenkeu untuk anggaran 2014. Namun, permohonan anggaran tersebut ditolak dengan dalih harus harus diaudit terlebih dahulu.

Kendati demikian, Kemenkeu berjanji untuk melunasi utang tersebut ketika proses audit selesai. Hal ini menyebabkan terlambatnya pembayaran hutang Jamkesmas. Yang kemudian berdampak pula pada pelayanan yang ada di RS maupun puskemas.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Pemerintah Bangun Ekosistem...
Pemerintah Bangun Ekosistem Pendidikan Berkualitas lewat Revitalisasi Sekolah
Seskab Teddy dan Menteri...
Seskab Teddy dan Menteri Ara Sirait Bahas Target Bedah 400.000 Rumah
APH Didorong Usut Tuntas...
APH Didorong Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus
Sekjen PKS: Pemilih...
Sekjen PKS: Pemilih Muda Jadi Kunci, Kader Harus Siap Menangkan Pemilu 2029
Viral Dua WNI Diduga...
Viral Dua WNI Diduga Disekap di Myanmar, Polri Lakukan Koordinasi
DPR Minta KPK Transparan...
DPR Minta KPK Transparan Usut Kasus Dugaan Gratifikasi Menhut
Infografis
10 Film dan Acara TV...
10 Film dan Acara TV yang Meramalkan Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved