Pengamat Nilai Terjadi Inkonsistensi Putusan DKPP & MK

Jum'at, 22 Agustus 2014 - 10:23 WIB
Pengamat Nilai Terjadi...
Pengamat Nilai Terjadi Inkonsistensi Putusan DKPP & MK
A A A
JAKARTA - Pakar hukum tata negara Universitas Khairun Ternate, Margarito Kamis memaknai putusan DKPP sebagai pelanggaran karena pembukaan kotak suara yang dilakukan oleh KPU bukan atas perintah pengadilan.

Menurutnya, tapi kalau itu ditransformasikan ke dalam persoalan hukum maka itu melanggar hukum.

"Cuma karena itu diadili oleh majelis kode etik, maka menjadi pelanggaran etik dan sanksinya sanksi etik," kata Margarito ketika dihubungi KORAN SINDO, Kamis 21 Agustus 2014.

Menurut Margarito, seharusnya putusan DKPP tersebut bisa menjadi pertimbangan atas putusan MK. Karena, sebenarnya saling berkaitan walaupun konsentrasinya berbeda tapi dasarnya sama.

Karena, menggunakan hukum yang sama pada peristiwa yang sama. "Nomenklaturnya memang pelanggaran kode etik, tapi dasar hukumnya adalah melanggar UU, melanggar hukum," jelas pria yang akrab disapa Gito itu.

Gito menilai, terjadi inkonsistensi logika antara putusan DKPP dan MK. Karena di peristiwa yang sama MK menolak, sedangkan DKPP menyatakan bersalah.

Padahal, pada tanggal 8 Agustus 2014, MK membuat ketetapan bahwa pembukaan kotak suara oleh KPU itu tidak sah, dan pembukaan kotak suara baru bisa dilakukan setelah tanggal 8 Agustus 2014.

"Ini memang agak lucu, ketika mereka membuat ketetapan, mereka menyatakan bahwa tindakan KPU itu tidak sah. Artinya, bahwa yang sebelumnya itu melanggar hukum," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved