Polisi Tak Izinkan Pendukung Capres Nobar di Depan MK
Kamis, 21 Agustus 2014 - 11:16 WIB
Polisi Tak Izinkan Pendukung Capres Nobar di Depan MK
A
A
A
JAKARTA - Pihak Kepolisian tidak mengizinkan pendukung salah satu pihak memasang atau menggelar nonton bareng (nobar) sidang putusan sengketa hasil Pilpres 2014 di depan Gedung Mahkamah Konstitusi (MK).
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, hal demikian karena sistem keamanan yang diterapkan pihak kepolisian hari ini seperti saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan rekapitulasi perolehan suara nasional, 22 Juli 2014.
"Bisa lihat di tv nasional, kalaupun nobar juga di areal ring tiga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di depan gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014).
Sementara itu, salah satu anggota tim perjuangan merah putih, Andre Rosiade mengatakan, pihaknya akan melakukan negosiasi kepada pihak kepolisian agar diizinkan berunjuk rasa di depan Gedung MK.
"Yang jelas kita akan nego ke polisi. Polisi jangan lebay (berlebihan) lah. Selama ini kita kondusif," katanya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto mengatakan, hal demikian karena sistem keamanan yang diterapkan pihak kepolisian hari ini seperti saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) melaksanakan rekapitulasi perolehan suara nasional, 22 Juli 2014.
"Bisa lihat di tv nasional, kalaupun nobar juga di areal ring tiga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto di depan gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014).
Sementara itu, salah satu anggota tim perjuangan merah putih, Andre Rosiade mengatakan, pihaknya akan melakukan negosiasi kepada pihak kepolisian agar diizinkan berunjuk rasa di depan Gedung MK.
"Yang jelas kita akan nego ke polisi. Polisi jangan lebay (berlebihan) lah. Selama ini kita kondusif," katanya.
(maf)